Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menyerahkan bantuan lima unit motor kotak (box) ikan kepada lima pedagang ikan keliling di rumah jabatan wakil bupati, Rabu.
Wakil Bupati Gorontalo, Fadli Hasan usai memberikan bantuan tersebut, Rabu mengatakan, bantuan itu diserahkan untuk meningkatkan pendapatan para pedagang ikan keliling dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Menurut Fadli Hasan, para pedagang ikan keliling membutuhkan alat penunjang yang memadai seperti motor box, agar ikan yang dijual tetap segar dan lebih cepat dalam pengoperasiannya.
"Saya mengharapkan dengan bantuan motor box ini, pedagang ikan keliling dapat meningkatkan penghasilan, juga dapat mempercepat akses jangkauan kepada para konsumen," kata Fadli Hasan.
Wakil Bupati menjelaskan bahwa program bantuan itu akan dilakukan secara berkesinambungan. Jika berhasil dalam usaha meningkatkan perekonomian warga, maka akan lebih ditingkatkan lagi.
"Jika ini dipandang tepat untuk meningkatkan perekonomian warga, maka ini akan terus kami programkan. Dan akan disesuaikan dengan skala kebutuhan yang ada," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome menambahkan, bantuan tersebut sudah diprogramkan sejak tahun 2006 dan hingga saat ini sudah ada 110 unit motor box yang diserahkan kepada para pedagang ikan keliling yang sebelumnya mengunakan sepeda ontel.
Namun setiap penerima bantuan motor box itu, kata Haris, wajib membuka rekening bank pribadi dan setiap bulannya harus menyetor Rp300 ribu kedalam rekeningnya sendiri.
Rekening tersebut akan dikontrol oleh Pemerintah lewat DKPP, dan saldo yang ada di rekening masing-masing akan digunakan oleh pedagang sendiri untuk memenuhi kebutuhannya pula.
"Jadi ini untuk kebutuhan pedagang sendiri, agar peningkatan perekonomiannya teratur dan bisa berkembang," kata Haris Tome.
Lima pedagang ikan keliling yang menerima bantuan motor box dari Pemerintah Daerah yakni, Karim Hiola, Muhtar Musa, Kisman Womboo dari Desa Buhu, Kecamatan Talaga Jaya, Hagoe Nusi dari Desa Tualango, Kecamatan Tilango, dan Bagu Husain dari Desa Pulobuhuta, Kecamatan Batudaa.
