Gorontalo (ANTARA) - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo melakukan pembinaan kepribadian anak binaan melalui pelatihan tari kreasi Moleleyangi di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. 

"Kegiatan ini sebagai pelatihan kepada anak binaan, agar mereka paham apa yang yang perlu mereka lakukan setelah keluar dari LPKA ini," ucap Kepala LPKA Kelas II Gorontalo Parlian Hutabarat di Gorontalo, Selasa. 

Ia menjelaskan, pelatihan yang digelar dengan menggandeng pelatih eksternal itu sebagai bekal anak binaan setelah bebas, dan bukan hanya pelatihan berupa tari kreasi tetapi juga pendidikan keagamaan, pendidikan formal dan lain sebagainya. 

Pelatih dari Sanggar tari LED Bambang Kadir mengatakan pelatihan yang diberikan mengangkat tema Moleleyangi menggali kearifan lokal Gorontalo. 

"Moleleyangi ini menceritakan ketika seseorang yang jauh, entah dari rumah atau dari kampung halaman yang tidak dilupakan," kata dia. 

Pelatihan seni itu kata Bambang bertujuan untuk mengingatkan kembali anak binaan kepada keluarga, teman-teman yang ada di kampung halaman. 

"Semoga dengan adanya pelatihan ini dapat mengingatkan anak didik kepada kampung halaman dan mampu memberikan hal-hal yang baik selepas keluar dari LPKA ini," harap dia.



Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026