Gorontalo (ANTARA) - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkuat tata kelola kelembagaan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan universitas tersebut sebagai institusi perguruan tinggi yang semakin maju.
"Kami menggelar pertemuan dalam rangkaian kegiatan sharing session antara BPK RI dengan UNG," kata Rektor UNG Eduart Wolok di Gorontalo, Rabu, setelah bersama jajaran pimpinan universitas menyambut kunjungan Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Fathan Subchi di Rektorat UNG.
Penguatan tata kelola kelembagaan, katanya, sebagai penting, khususnya bagi lembaga perguruan tinggi sehingga kehadiran Anggota VI BPK RI beserta rombongan dimanfaatkan dengan baik sebagai kesempatan untuk mencapai tata kelola UNG yang semakin baik.
"Kami mendapatkan masukan berharga mengenai penguatan tata kelola universitas. Ilmu ini tentu penting untuk membangun perguruan tinggi dengan tata kelola menyeluruh yang baik, transparan dan akuntabel," kata dia.
Kehadiran BPK RI menjadi motivasi sekaligus sarana pembelajaran bagi UNG untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan universitas.
Anggota VI BPK RI Fathan Subchi mengapresiasi upaya UNG yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola internal.
Ia mengatakan banyak memberikan masukan penting agar UNG lebih baik lagi ke depan.
Ia juga mengajak civitas academica untuk terus mengedepankan prinsip-prinsip transparansi, efisiensi, dan efektivitas dalam mengelola perguruan tinggi.
Transparansi dan akuntabilitas, kata dia, penting dalam pengelolaan anggaran dan aset negara di lingkungan perguruan tinggi.
Ia menyebut UNG sebagai perguruan tinggi memiliki peran strategis sehingga tata kelola yang baik menjadi kunci untuk mencapai tujuan institusi dan menjaga kepercayaan publik.
Fathan mendorong perguruan tinggi Badan Layanan Umum (BLU) khususnya UNG, untuk terus memaksimalkan peningkatan tata kelola kelembagaan, salah satu fokus yang ditekankan adalah optimalisasi pendapatan negara bukan pajak (PNBP) melalui pemanfaatan aset yang dimiliki universitas.
"Pemanfaatan aset harus dilakukan secara optimal, strategis dan tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Dengan pengelolaan yang baik, aset universitas dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan," katanya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026