Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Jajaran pejabat utama dan personel (Kepolisian Daerah) Polda Gorontalo menggelar salat gaib dan doa bersama untuk korban demonstrasi yang terjadi di beberapa daerah, Minggu.

Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro di Gorontalo, Minggu mengatakan kegiatan ini turut melibatkan para komunitas ojek daring, dengan maksud mendoakan almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Ini adalah bentuk bela sungkawa yang mendalam atas peristiwa yang menimbulkan korban jiwa, sekaligus bagian dari solidaritas bersama, untuk mendoakan para korban dan bagi keluarga yang ditinggalkan juga diberikan ketabahan," ucap Kombes Pol Desmont.

Ia mengatakan, walaupun kejadiannya berada di Jakarta, namun jajaran Polri dan komunitas Ojol di Provinsi Gorontalo menganggap ini adalah musibah bersama, dimana mereka yang menjadi korban juga adalah bagian dari saudara seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo.

Hal ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat dan Polri di Gorontalo juga merasa sangat berbela sungkawa, atas peristiwa yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Sehingga diharapkan melalui kegiatan salat gaib dan doa bersama ini, situasi dan kondisi di Indonesia akan kembali pulih, dan bagi para korban juga bisa diberikan tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Selain menggelar doa bersama, Polda Gorontalo juga menyalurkan tali asih berupa bahan pokok atau beras kepada para pengendara Ojol yang mengikuti kegiatan tersebut.

Hal itu sebagai bentuk kepedulian kepada para pengendara Ojol dengan maksud meringankan beban kebutuhan rumah tangga mereka.

"Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi amal ibadah, sekaligus mempererat ikatan silaturahmi antara masyarakat dan Polri khususnya di Provinsi Gorontalo," imbuhnya.
 



Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026