Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Warga Desa Bongo, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo mulai menyiapkan kue kolombengi yang menjadi kudapan khas pada perayaan Walima untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.  

"Pada tahun ini saya dan keluarga mulai memasak kue kolombengi dengan bahan 15 bak telur, 30 kg gula ditambah 15 kg terigu," ucap Yohan Arbie salah seorang warga Bongo, Jumat.

Ia menjelaskan, untuk satu bak telur, dapat menghasilkan 150 kue, jadi pada tahun ini ia membuat sekitar 2.250 kue yang akan di tempatkan di wadah yang disebut tolangga dan toyopo.

"Jadi ini setelah dikemas dalam tolangga, kita bawa ke masjid untuk didoakan. Ini sebagai kecintaan kita kepada Maulid Nabi Muhammad SAW," ujar dia.  

Perayaan Festival Walima di desa itu kata dia, dilakukan pada Minggu (7/9) nanti. Perayaan Maulid Nabi di wilayah itu kata dia sudah dilakukan secara turun temurun dan kue yang dibuat oleh warga sekitar nantinya dibawa ke masjid dan dibagikan kepada siapa saja yang datang.  

Pada awalnya kata Yohan, perayaan Maulid Nabi warga membawa hasil kebun atau hasil tani untuk dibawa ke masjid. Namun karena terlalu berat untuk dibawa pulang oleh para pezikir, maka diganti dengan kue.  

"Setelah diganti kue basah, ternyata tidak bertahan lama, maka orang tua kita zaman dulu membuat kue yang bisa tahan lama, yaitu kolombengi," kata dia, lagi.

Sementara itu, salah seorang warga Biluhu, Hariyati Tamani mengatakan membuat kue tradisional kolombengi dan sukade sebagai kue utama dalam perayaan walima atau Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Tahun ini saya menyiapkan sekitar kurang lebih 500 kue kolombengi, begitupun kue sukade kurang lebih 500 biji," ucap dia.

Kata dia, sebagian dari kue ini akan ia berikan ke masjid dalam bentuk tolangga dan sebagian akan diberikan kepada keluarga yang datang berkunjung.

 

Warga memasak kue kolombengi di Desa Bongo, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat (5/9/2025). Kue Kolombengi merupakan kudapan tradisional yang disiapkan secara sukarela oleh warga untuk dikonsumsi dan dibagikan kepada masyarakat pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. ANTARA/Adiwinata Solihin

 



Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026