Gorontalo (ANTARA) - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Gorontalo melakukan pembinaan kepribadian anak melalui lomba cerdas cermat Islami antaranak binaan dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Kepala LPKA Kelas II Gorontalo Parlian Hutabarat di Gorontalo, Selasa, mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk menjadi tolok ukur anak binaan sebagai penyuluhan dan bimbingan keagamaan yang dilakukan oleh Kementerian Agama dan petugas.
"Ini menjadi evaluasi anak binaan terhadap tingkat kemampuan belajar tentang keagamaan," ucap dia.
Melalui kegiatan itu, LPKA Gorontalo ingin menanamkan rasa cinta dan keteladanan kepada Nabi Muhammad SAW melalui peringatan Maulid, menumbuhkan semangat belajar, sportivitas dan kompetensi yang sehat di kalangan peserta.
LPKA juga memberikan pengalaman positif yang membangun karakter religius dan akhlak mulia dan menjadikan kegiatan keagamaan sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual.
“Kegiatan ini sebagai sarana pembinaan spiritual, intelektual dan moral bagi anak-anak binaan LPKA," kata Parlian.
Pembinaan itu diikuti oleh 21 anak binaan LPKA Kelas II Gorontalo dan dilaksanakan selama dua hari, yakni dari tanggal 16 hingga 17 September 2025, dan juri pada kegiatan ini berasal dari Kementerian Agama Kota Gorontalo.
Penyelenggara zakat dan wakaf Kementerian Agama Kota Gorontalo Wahyuna Rahma, di Kota Gorontalo mengatakan sangat bangga dan mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini.
"Kami optimistis, setelah kegiatan ini anak binaan akan lebih baik lagi dan menjadi pribadi yang lebih baik," kata dia.
Ia berharap cerdas cermat yang diselenggarakan hari ini, anak binaan bisa menerapkan dan menyosialisasikan yang mereka dapatkan ketika keluar nanti, serta dapat bermanfaat bagi orang-orang yang di lingkungan mereka.
