Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Rumah Sakit Provinsi dr. Hasri Ainun Habibie melakukan skrining atau identifikasi dini penyakit tidak menular (PTM) bagi seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Gorontalo, Senin.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular (P2PM-PTM) Dinas Kesehatan Gorontalo Iswan Ahmad setelah pelaksanaan pemeriksaan mengatakan kegiatan skrining merupakan langkah awal menuju pembentukan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Provinsi Gorontalo.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin melakukan deteksi dini penyakit tidak menular di kalangan tenaga kesehatan sekaligus mempersiapkan terbentuknya Persadia Provinsi Gorontalo sebagai wadah untuk meningkatkan kepedulian dan penanganan diabetes melitus," ujar Iswan.
Koordinator Persadia Cabang Kabupaten Gorontalo Taufik Ramadhan Biya mengatakan kegiatan skrining menjadi bagian dari proses pembentukan unit Persadia di RS dr. Hasri Ainun Habibie.
"Keanggotaan Persadia nantinya tidak hanya berasal dari tenaga medis dan tenaga kesehatan, tetapi juga para diabetisi serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap isu diabetes, sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi," kata Taufik yang juga dokter spesialis penyakit dalam sub spesialis Endokrin, Metabolik dan Diabetes.
Melalui pembentukan Persadia, diharapkan dapat memperkuat upaya promotif dan preventif dalam mencegah penyakit diabetes melitus di masyarakat.
Berbagai kegiatan akan dilakukan, seperti edukasi kesehatan, penyebaran informasi tentang diabetes, peningkatan pelayanan kesehatan bagi diabetisi, pencegahan, diagnosis dini, serta mendukung kemandirian pasien diabetes dalam menjaga kesehatannya.
Kegiatan tersebut, kata dia, menjadi wujud nyata kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan rumah sakit daerah dalam membangun budaya hidup sehat serta menekan angka kejadian penyakit tidak menular di Provinsi Gorontalo.
