Gorontalo (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo melakukan deteksi dini penyalahgunaan narkotika dan zat psikotropika dengan melakukan tes urine bagi seluruh pegawai lembaga tersebut.
"Ini dilakukan dalam rangka mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," ucap Kepala BNNP Gorontalo Sri Bardiyati di Gorontalo, Kamis.
Ia menjelaskan kegiatan itu merupakan implementasi dari Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta bagian dari upaya pembinaan internal untuk memastikan seluruh pegawai BNN menjadi teladan dalam penerapan hidup bersih dan sehat tanpa narkoba.
"Melalui kegiatan ini BNNP ingin mencegah dan mendeteksi secara dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja," ujar dia.
BNNP Gorontalo, kata dia, ingin mewujudkan aparatur BNNP yang berintegritas dan bebas dari narkoba, serta memberikan contoh positif bagi masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan berkala.
"Tercatat 68 pegawai menjalani tes urine ini dengan hasil negatif terhadap penyalahgunaan narkotika dan zat psikotropika," ungkap Sri.
Pada kegiatan yang dilaksanakan oleh Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) bekerja sama dengan Seksi Rehabilitasi BNNP Gorontalo itu, petugas melakukan pengambilan dan pemeriksaan sampel urine menggunakan alat rapid test tujuh parameter.
"Hal ini menunjukkan komitmen kuat BNNP Gorontalo dalam menjaga integritas dan profesionalisme sumber daya manusia yang bersih dari narkoba," ucapnya.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.