Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memberikan bonus berupa kupon pasar murah, bagi warga yang membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui Mobil Samsat Keliling saat pasar murah berlangsung.
Pelaksanaan pasar murah bersubsidi yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Gorontalo di Desa Bilato, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, Kamis diintegrasikan dengan layanan pembayaran PKB melalui Mobil Samsat Keliling.
Upaya ini kata Gubernur, merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari penerimaan PKB.
Untuk menarik minat warga memenuhi kewajiban nya membayar PKB, Samsat Kabupaten Gorontalo memberikan bonus berupa satu liter minyak goreng, susu dan kupon belanja pasar murah.
Warga yang memanfaatkan layanan mobil samsat keliling mengaku senang menerima bonus itu.
"Alhamdulillah saya tadi membayar pajak motor dan menerima bonus yang diserahkan langsung oleh bapak gubernur. Tentunya senang sekali karena tidak perlu mengantre untuk mendapatkan kupon belanja di pasar murah," kata warga Desa Ilomata Suman Said.
Berdasarkan data Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, target PKB tahun ini sebesar Rp87,9 miliar.
Realisasinya hingga saat ini sudah mencapai Rp84,4 miliar atau 96,06 persen.
Sementara untuk target Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp75,1 miliar dengan capaian 82,9 persen atau Rp62,2 miliar.
"Saya minta setiap ada acara seperti ini kesempatan untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Ada bonus minyak goreng, susu dan kupon belanja," kata Gubernur Gusnar Ismail.
Pada kegiatan pasar murah bersubsidi itu, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo menyiapkan 600 kupon belanja.
Pasar murah menjual tujuh komoditas pangan yang terdiri dari lima kilogram beras, satu kilogram gula pasir, satu liter minyak goreng, 10 butir telur, daging ayam, serta cabai dan bawang merah masing-masing setengah kilogram.
Setiap paket komoditas pangan itu, hanya dijual dengan harga Rp95 ribu.
