Gorontalo (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo siap mengembangkan peternakan ayam dengan menggandeng Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Gorontalo Sulistyo Wibowo di Gorontalo, Senin mengatakan saat ini pihaknya gencar menjalankan program ketahanan pangan, sesuai dengan arahan Presiden RI.
"Untuk menyukseskan program ini, saya menggandeng para ahli dari BRMP agar program di Lapas bisa berjalan lebih baik dan hasilnya maksimal," ucap dia usai mengunjungi BRMP Gorontalo.
Ia mengungkapkan, BRMP Gorontalo siap mendukung penuh program pengembangan peternakan ayam dengan menyiapkan bibit ayam petelur. Selain itu Lapas Gorontalo ingin semakin meningkatkan produksi program pertanian yang kini sudah berjalan.
"Kami sangat serius menggarap lahan dan potensi di Lapas untuk ketahanan pangan. Tapi kami butuh ilmu dan bimbingan dari ahlinya. Rencana bantuan bibit ayam petelur ini sangat bagus, tidak hanya untuk memenuhi gizi warga binaan, tapi juga jadi bekal keterampilan mereka nanti," ujar Sulistyo Wibowo.
Kepala BRMP Gorontalo Sumarni Panikkai menyambut baik niat kolaborasi dari Lapas Gorontalo tersebut.
Kami siap membantu, baik itu pendampingan teknis pertanian modern ataupun penyediaan bibit ayam petelur seperti yang tadi kami diskusikan. Ini adalah bentuk sinergi kita bersama untuk mendukung program ketahanan pangan," ucap dia.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Gorontalo Nelman menambahkan, pihaknya akan segera bergerak cepat mempersiapkan rencana pengembangan peternakan ayam di Lapas tersebut.
"Kami di jajaran teknis siap seratus persen. Begitu Lapas Gorontalo menerima bibit ayam dari BRMP, kami akan langsung menjalankan program peternakan ayam petelur ini sesuai dengan bimbingan teknis yang akan diberikan," pungkas dia.
