Gorontalo (ANTARA) - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo Ronald Ismail menyerukan semangat demokrasi kepada seluruh pramuka di Peran Saka Nasional Tahun 2025, yang berlangsung di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Rabu.
Pihaknya kata Ronald, turut mengambil bagian dalam kegiatan partisipasi kelembagaan Bawaslu pada Peran Saka Nasional Tahun 2025 tersebut.
Menurutnya kegiatan ini menjadi ajang bagi Bawaslu untuk lebih dekat dengan generasi muda, khususnya para anggota Saka Adhyasta Pemilu, dalam mengenalkan nilai-nilai pengawasan partisipatif dan pentingnya menjaga demokrasi yang jujur dan adil.
Dalam suasana yang penuh semangat kepramukaan, stan edukasi Bawaslu ramai dikunjungi peserta.
Di sana, para pramuka bisa belajar banyak hal seputar kepemiluan, mulai dari proses pengawasan hingga bagaimana peran masyarakat ikut mengawal jalannya pemilihan umum.(pemilu) yang bersih.
Ronald mengatakan kegiatan seperti ini menjadi cara yang menyenangkan untuk belajar demokrasi sejak dini.
“Kita ingin generasi muda khususnya pramuka, tidak hanya tahu soal pemilu, tapi juga punya kesadaran untuk ikut mengawasi dan menjaga integritas nya, karena masa depan demokrasi juga ada di tangan mereka,” katanya.
Ronald berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kalangan muda di daerah.
Kegiatan Peran Saka Nasional 2025, diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai provinsi.
Selain kemah dan kegiatan kebangsaan, ada juga sesi pelatihan, simulasi pengawasan pemilu, serta berbagai lomba yang menumbuhkan semangat kolaborasi dan partisipasi.
