Gorontalo (ANTARA) - Pedagang ikan keliling di Provinsi Gorontalo, menerima bantuan motor lengkap dengan kotak pendingin yang diserahkan langsung Gubernur Gusnar Ismail.
"Ini bantuan tahap kedua berupa motor dilengkapi kotak pendingin (cool box)," kata Gubernur Gusnar Ismail di Gorontalo, Kamis.
Pemprov Gorontalo melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, tahun ini mengalokasikan bantuan motor berkotak pendingin sebanyak 97 unit kepada penjual ikan keliling di seluruh kabupaten/kota.
Ia mengatakan bantuan tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah dan DPRD Provinsi Gorontalo.
Anggota DPRD menyerap aspirasi dari masyarakat, kemudian membahas nya bersama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Teman-teman anggota dewan menyerap aspirasi dari masyarakat dan disampaikan kepada pemerintah. Selanjutnya kami rumuskan bersama sehingga jadilah bantuan ini. Hasilnya jadi bantuan motor lengkap dengan kotak pendingin," kata Gusnar.
Penerima yang sudah menerima bantuan itu pada tahap pertama sekitar sebulan lalu, mengaku sangat terbantu dan pendapatan harian nya mengalami peningkatan.
"Alhamdulillah bantuan ini sangat bagus sekali. Setelah menjual ikan menggunakan motor ini, saya bisa memperoleh pendapatan bersih hingga Rp200 ribu per hari. Sebelumnya saya hanya menjual di depan rumah yang hasilnya lebih sedikit,” kata warga asal Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara Talib Usiru.
Menurutnya sejak menggunakan motor berkotak pendingin, ia juga selalu mempromosikan jenis ikan yang dijualnya setiap hari melalui media sosial.
Motor berkotak pendingin ia gunakan untuk mengantar ikan ke lokasi pembeli yang memesan lewat media sosial.
“Setiap hari saya unggah di akun media sosial, karena sudah ada motor ini, jadi saya bisa langsung mengantarkan ikan ke lokasi pembeli," katanya.
Lain lagi pengalaman yang dirasakan warga Kota Gorontalo yang sebelumnya berjualan dengan sepeda, Tomy Kamai.
Ia mengaku senang dan bersyukur menerima bantuan motor berkotak pendingin karena area penjualannya semakin luas.
“Sekarang saya bisa berjualan sampai ke Desa Tulabolo, Suwawa. Fisik juga tidak capek lagi. Saya sangat bersyukur mendapat bantuan dari pemerintah ini ini,” kata Tomy.
