Gorontalo (ANTARA) - Tenaga kesehatan (nakes) di Provinsi Gorontalo didorong menjadi garda terdepan dalam program deteksi dini gangguan akibat penyalahgunaan narkotika.
Hal itu dikatakan dokter ahli sekaligus penanggung jawab klinik rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo Slamet Salam Iwan Mantali, Jumat, dalam pelatihan penanggulangan gangguan indera dan fungsional bagi tenaga kesehatan di puskesmas yang berlangsung di Kota Gorontalo.
Slamet mengatakan pentingnya peran nakes di tingkat layanan dasar dalam mendeteksi dini gangguan fungsional akibat penyalahgunaan zat narkotika.
Ia menjelaskan pendekatan kesehatan menjadi bagian penting dalam strategi nasional penanggulangan narkotika, sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan kebijakan rehabilitasi yang digalakkan Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Rehabilitasi bukan sekadar pemulihan medis, tetapi juga proses sosial untuk mengembalikan penyalahguna agar mampu berfungsi kembali secara produktif di masyarakat. Ini sejalan dengan misi BNN untuk menyelamatkan, bukan menghukum,” kata Slamet.
Ia juga menguraikan mekanisme layanan rehabilitasi yang dilaksanakan BNN mulai dari skrining, asesmen, rawat jalan, hingga pasca-rehabilitasi, yang bertujuan menekan angka kekambuhan (relapse) dan meningkatkan kualitas hidup klien.
Melalui kegiatan ini, kata dia, nakes diharapkan dapat memperkuat jejaring layanan kesehatan masyarakat dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Selain itu kolaborasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dan BNN, menurutnya, menjadi kunci dalam memperluas akses layanan rehabilitasi di tingkat daerah.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan untuk menangani kasus gangguan indera dan fungsional yang kerap terjadi bersamaan dengan kondisi akibat penyalahgunaan narkotika.
Hal itu, kata dia, juga guna mendukung terwujudnya masyarakat sehat dan produktif bebas narkoba menuju Indonesia Emas 2045.
