Magetan (ANTARA) - TNI Angkatan Udara melaksanakan uji coba operasional Bom BNT-250 yang berlangsung di Lanud Iswahjudi Kabupaten Magetan dan Air Weapon Range (AWR) atau area latihan militer penembakan dari udara di Pandanwangi Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Muchtadi Anjar Legowo dalam keterangannya di Magetan, Selasa mengatakan uji coba tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengujian untuk memastikan kesiapan dan kelaikan operasional alat utama sistem senjata atau alutsista sebelum digunakan satuan operasional.
"Uji coba ini bertujuan untuk memperoleh data teknis sebagai dasar penilaian kelayakan dan pemanfaatan operasional," ujarnya.
Adapun uji coba dilakukan untuk mengukur fungsi, akurasi, serta integrasi Bom BNT-250 pada pesawat tempur F-16 Fighting Falcon Skadron Udara 3.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai standar keselamatan penerbangan dan prosedur uji yang berlaku di lingkungan TNI AU.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Lanud Iswahjudi juga menekankan kepada seluruh personel pelaksana untuk mengutamakan keselamatan terbang dan kerja, melaksanakan seluruh prosedur sesuai ketentuan, serta mendokumentasikan hasil pengujian secara lengkap dan akurat.
Kegiatan uji coba tersebut dihadiri Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Udara (Dislitbangau) Marsma TNI Teguh Dharmawan selaku pengendali uji dengan didampingi oleh tim penguji.
Turut hadir juga Dangrup Tempur Marsekal TNI David Yohan Tamboto, serta Presiden Direktur PT. Sari Bahari Ricky Hendrik Egam sebagai mitra industri pertahanan yang memproduksi Bom BNT-250.
