Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan rencana kegiatan Gorontalo Half Maraton (GHM) yang akan dilangsungkan di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo sudah siap digelar.
Gusnar di Gorontalo, Selasa mengatakan hari ini dirinya telah memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo dalam rangka membahas kesiapan gelaran GHM tersebut.
"Dari pembahasan tadi, dapat disimpulkan bahwa semua yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan GHM sudah siap," kata Gusnar.
Meskipun segala kesiapan telah dinyatakan final, akan tetapi dari pihak Polda Gorontalo menyampaikan masih terdapat satu rekomendasi pelaksanaan acara yang belum dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Kota Gorontalo. Sehingga melalui rapat itu diputuskan bahwa panitia pelaksana bersama pihak Polresta Gorontalo Kota dan Polda Gorontalo akan segera mengurusnya, sembari mempersiapkan segala sesuatunya.
Dalam rapat tersebut juga sempat membahas terkait rentang waktu yang diperlukan dalam menunggu persetujuan atau rekomendasi dari Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, dimana lokasi pelaksanaan kegiatan berada di wilayah atau jalanan Kota Gorontalo.
Untuk mempersingkat waktu agar kegiatan ini segera terlaksana, Forkopimda Provinsi Gorontalo bersepakat akan menunggu rekomendasi dari Dinas Perhubungan Kota Gorontalo sampai dengan batas waktu Minggu 30 November 2025.
Jika dalam waktu yang ditentukan itu rekomendasi belum juga dikeluarkan, maka untuk persiapan dan pelaksanaan GHM, akan diambil alih oleh Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol Simzon Zet Ringu.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan unsur Forkopimda senantiasa mendukung penuh pelaksanaan GHM yang merupakan kegiatan nasional yang dapat mengangkat nama Gorontalo sekaligus mendukung peningkatan perekonomian daerah.
"Kami bersepakat untuk sama-sama menyukseskan pelaksanaan GHM di Gorontalo, dan kegiatan ini patut mendapatkan dukungan dari semua pihak. Ini adalah momen yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dimana selain ajang olahraga, GHM dapat mempererat silaturahmi serta meningkatkan pendapatan daerah hingga perekonomian masyarakat," imbuhnya.
