Gorontalo (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, melakukan uji petik data pemilih berkelanjutan (DPB) Triwulan IV Tahun 2025 di wilayah kepulauan.
"Kami harus menyeberang laut menggunakan perahu nelayan untuk sampai ke Desa Tihengo, Kecamatan Ponelo Kepulauan melakukan uji petik tersebut," kata anggota Bawaslu Gorontalo Utara Fadli Bukoting di Gorontalo, Rabu.
Perjalanan dimulai dari Pelabuhan Kwandang, menuju Desa Tihengo, dan pihaknya disambut hangat pemerintah desa dan langsung melakukan koordinasi terkait data penduduk yang masuk dalam sampel uji petik.
"Namun perjalanan belum selesai, sebab untuk mengunjungi rumah-rumah warga yang menjadi sampel, tim harus melewati medan berbatu dan jalan yang cukup menanjak," kata Fadli.
Meski begitu, semangat para pengawas tidak surut sedikit pun, dan pihaknya memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir menjadi tugas penting dari tantangan dalam perjalanan di Kecamatan Kepulauan Ponelo ini.
Di sela kegiatan uji petik itu, kata dia, tim Bawaslu Gorontalo Utara juga menyempatkan waktu untuk berdialog dengan masyarakat.
"Obrolan ringan namun bermakna berlangsung di teras rumah warga, mulai dari penjelasan peran Bawaslu di masa bukan tahapan, hingga bagaimana masyarakat bisa ikut mencegah potensi pelanggaran melalui pengawasan partisipatif," ujarnya.
Fadli mengaku pengalaman menyeberang laut dan menempuh medan berat menjadi bagian dari komitmen Bawaslu untuk hadir hingga ke wilayah paling terpencil.
“Walaupun harus naik perahu dan jalan kaki lumayan jauh, itu bukan alasan untuk tidak memastikan data pemilih termasuk di Desa Tihengo, agar benar-benar akurat. Semua warga punya hak yang sama, jadi pengawasannya pun harus menyentuh semua wilayah," katanya.
Fadli mengatakan kegiatan seperti ini bukan hanya soal memeriksa data, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat.
"Kami ingin warga tahu bahwa Bawaslu tidak hanya aktif saat tahapan pemilu/pemilihan. Pada saat bukan tahapan pun kami tetap bekerja dan peran masyarakat melalui pengawasan partisipatif sangat penting,” katanya.
Menurut dia, pelaksanaan uji petik di Desa Tihengo berjalan lancar, meskipun penuh tantangan, dan suasana hangat masyarakat dan pemandangan kepulauan membuat kegiatan ini terasa berbeda dan lebih berkesan.
Yang pasti, kata Fadli, komitmen Bawaslu Gorontalo Utara tetap sama: menghadirkan data pemilih yang akurat demi penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.

