Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menggelar Kampanye Publik Masif sebagai salah satu komitmen untuk mengakhiri epidemi AIDS dalam momentum peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 di kawasan Menara Pakaya, Kabupaten Gorontalo.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Gorontalo, Minggu mengatakan kegiatan itu merupakan perwujudan komitmen daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, sejalan dengan target nasional Ending AIDS 2030.
"Kampanye ini mengusung tema “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV” dan diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi publik dan layanan kesehatan langsung," ucap Sofyan.
Pada kampanye tersebut, penyelenggara melakukan aksi damai dan long march sebagai simbol solidaritas dan ajakan kepada masyarakat untuk menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV AIDS.
"Selain itu, juga dilaksanakan skrining HIV/AIDS dan PIMS Gratis, yakni layanan pemeriksaan kesehatan sukarela dan rahasia bagi masyarakat yang ingin mengetahui status kesehatannya," ujar dia.
Bupati Gorontalo menyampaikan apresiasi atas sinergi multisektoral yang terjalin. Ia juga melakukan skrining yang dibuka di pelataran Menara Pakaya.
"Insya Allah komitmen daerah ini memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan HIV," ujar Sofyan.
Kampanye publik melawan HIV/AIDS itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kwarcab Kabupaten Gorontalo, KNPI, hingga Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Gorontalo.
