Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, menerima penghargaan sebagai Bunda Akselerasi Penurunan Stunting dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo Diano Tino Tandaju, pada kegiatan peluncuran buku DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Gedung Dikbud Kabupaten Gorontalo, Selasa.
Usai menerima penghargaan, Idah Syahidah menyampaikan bahwa isu stunting telah menjadi perhatian sejak dirinya menjabat sebagai Ketua TP-PKK, baik di Kabupaten maupun di tingkat Provinsi.
"Upaya penurunan stunting utamanya soal gizi sudah sejak lama berkaitan dengan program PKK, terutama 10 Program Pokok PKK yang banyak menyentuh isu kesehatan anak, yang ada di Pokja 2 dan Pokja 4. Prinsipnya tetap relevan, kita bicara tentang masa depan anak-anak," ucap dia.
Ia mengapresiasi kerja keras para tenaga lini lapangan dan para mitra di daerah. Menurutnya, program Kampung Keluarga Berkualitas melalui kegiatan DASHAT tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus diperkuat dengan pendampingan yang berkelanjutan.
"Penghargaan ini bukan hanya seremoni, tetapi bentuk pengakuan atas kontribusi para penyuluh dan kader dalam upaya pencegahan stunting," ujar Idah.
Idah turut memberikan apresiasi kepada Kecamatan Limboto yang dinilai aktif menggerakkan posyandu melalui program TP-PKK. Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan digelar Jambore Posyandu oleh TP-PKK Kabupaten Gorontalo sebagai bentuk penguatan peran kader di lapangan.
Berdasarkan data BKKBN Provinsi Gorontalo bahwa prevalensi stunting di Gorontalo mengalami penurunan signifikan dari 26,9 persen menjadi 23,8 persen pada tahun ini. Menjadikan Gorontalo sebagai salah satu daerah dengan capaian terbaik secara nasional.
Selain penghargaan untuk Wakil Gubernur, BKKBN Provinsi Gorontalo juga memberikan penghargaan kepada empat orang tua asuh, kelurahan terbaik program KB, inisiatif Koin Stunting, serta kader terbaik program Bangga Kencana.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja-kerja nyata yang dilakukan dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Gorontalo.
