Gorontalo (ANTARA) - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo memastikan ketersediaan uang layak edar menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui kegiatan Semarak Rupiah Penuh Damai (Serunai).
"Serunai ini dilakukan dalam rangka pelayanan penukaran uang baru dan pecahan kecil bagi masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026," ucap Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo M Andi Destrian di Gorontalo, Senin.
Ia menjelaskan, BI Gorontalo menyiapkan uang pecahan besar sebanyak Rp91 miliar dan Rp6,9 miliar untuk uang pecahan kecil dan membuka pelayanan penukaran uang dengan menggunakan mobil kas keliling di Gereja Imanuel dan SD Santa Maria Kota Gorontalo.
"Serunai tahun 2025 mengusung tema rupiah terjaga untuk natal penuh kasih," kata dia.
Tema tersebut menurutnya memiliki pemaknaan filosofis yang mencerminkan komitmen Bank Indonesia dalam menjaga Rupiah sebagai upaya berkelanjutan untuk memastikan uang Rupiah layak edar, aman digunakan, dan mudah diakses masyarakat, sehingga perayaan Natal dapat berlangsung dengan penuh kasih dan damai.
Setiap warga yang dapat menukarkan uang pecahan besar dan pecahan kecil hingga Rp5,1 juta. Dengan rincian pecahan Rp100 ribu 20 lembar, Rp50 ribu 24 lembar, Rp20 ribu 50 lembar, Rp10 ribu 50 lembar, Rp5 ribu 50 lembar dan Rp2 ribu 50 lembar.
Ia menjelaskan, uang pecahan besar Rp91 miliar dan uang pecahan kecil Rp6,9 miliar tersebut didistribusikan kepada masyarakat melalui perbankan dan loket kas keliling Bank Indonesia.
Kegiatan penukaran Rupiah tematik Natal dan Tahun Baru itu juga kata dia, turut diperkuat dengan amplifikasi pesan paham Rupiah, yaitu Rupiah terjaga untuk Natal penuh kasih yang menekankan pentingnya kesiapan uang layak edar untuk mendukung kenyamanan masyarakat dalam berbelanja dan bertransaksi di musim liburan.
Bank Indonesia juga memperkuat strategi komunikasi melalui kolaborasi dengan berbagai mitra internal dan eksternal untuk memastikan pesan edukasi Rupiah dapat tersampaikan secara luas, mulai dari kanal digital hingga kegiatan tatap muka yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Melalui CBP Rupiah Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk merawat Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, menggunakan Rupiah secara bijak. Dengan sinergi itu, diharapkan masyarakat semakin memahami nilai Rupiah, menjaga penggunaannya, dan berperan aktif dalam mewujudkan ekosistem pembayaran yang aman, nyaman, serta penuh sukacita menjelang akhir tahun.
