Bangkok (ANTARA) - Kontingen Indonesia mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga wushu pada SEA Games 2025 Thailand setelah meraih tambahan dua medali emas dari nomor sanda.
Emas tambahan dipersembahkan Tharisa Dea Florentina dan Samuel Marbun pada laga terakhir cabang wushu di The Government Complex Building C, Thung Song Hong, Lak Si, Bangkok, Senin.
Dengan hasil tersebut, Indonesia menutup kompetisi wushu dengan koleksi lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu, melampaui target awal tiga emas sekaligus mengamankan posisi juara umum, seperti yang diraih pada SEA Games 2023 Kamboja ketika enam emas, enam perak, dua perunggu.
Pada hari terakhir pertandingan, Indonesia secara mengejutkan memborong empat emas dan satu perunggu.
Selain dua emas dari nomor sanda, medali emas juga diraih Patricia Geraldine pada nomor taolu gabungan changquan, jianshu, dan qiangshu putri, serta tim duilian bare handed yang diperkuat Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi.
Sementara satu medali perunggu disumbangkan Harry Brahmana di kelas 70 kilogram.
Pada final kelas 56 kilogram putri, Tharisa tampil agresif sejak awal laga dan mengamankan kemenangan 2-0 atas wakil Myanmar Than Cherry.
“Saya senang dan bangga bisa mempertahankan medali emas,” kata Tharisa.
Sementara itu, Samuel Marbun merebut emas kelas sanda putra setelah menundukkan atlet tuan rumah Charuwat Khunphe, juga dengan skor 2-0.
“Saya bangga karena ini emas pertama saya di SEA Games. Pada edisi sebelumnya di Kamboja, saya hanya meraih perunggu,” ujar Samuel.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Sanda Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Sudarsono mengapresiasi penampilan kedua atlet tersebut.
Ia mengungkapkan Tharisa tampil sesuai ekspektasi, sementara Samuel menunjukkan perkembangan signifikan.
“Samuel tampil di luar perkiraan. Dia mampu membaca permainan lawan dengan baik,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tambahan dua emas sanda bawa wushu Indonesia pertahankan juara umum
