Kabupaten Pohuwato (ANTARA) - Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Alfian memastikan kesiapan lokasi lahan cetak sawah di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato.
"Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan, memetakan potensi kendala di lapangan, serta menjamin bahwa program perluasan area tanam ini berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan oleh komando atas," ucap Kolonel Inf Alfian di Gorontalo Jumat.
Ia menjelaskan, program cetak sawah tersebut merupakan bentuk sinergi antara TNI Angkatan Darat dengan Kementerian Pertanian untuk memperkuat kedaulatan pangan di wilayah jajaran Kodam XIII/Merdeka khususnya di wilayah Kabupaten Pohuwato.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat progres dan memastikan lahan di Desa Manunggal Karya ini benar-benar siap dan layak untuk dijadikan lahan produktif. Harapannya, hasil dari cetak sawah ini nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal," ujar Aster Kasdam.
Sementara itu, Kasi Intel Kasrem 133/Nani Wartabone Kolonel Kav Erwandarno menekankan pentingnya pengawasan dari aspek pengamanan selama proses pengerjaan berlangsung. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya sengketa lahan atau kendala teknis yang dapat menghambat jalannya proyek strategis itu.
Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mencanangkan groundbreaking konstruksi cetak sawah baru di Kabupaten Pohuwato dengan luas 5.642 hektar.
Program itu merupakan bentuk kepercayaan Presiden Prabowo melalui Menteri Pertanian dalam menjalankan ketahanan pangan di Gorontalo. Meskipun di tengah efisiensi anggaran, beberapa bantuan diberikan secara simultan oleh kementerian pertanian dimulai dari bantuan alsintan, program cetak sawah hingga yang baru saja tiba di Gorontalo bantuan benih jagung untuk luas tanam 33.000 hektar.
Gubernur Gusnar mengatakan luas areal tanam padi sawah untuk wilayah Gorontalo saat ini sekitar 25.000 hektar. Dengan tambahan 5.642 hektar, akan ada pengaturan kembali musim tanam per tahun.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.