Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo memprioritaskan perbaikan tanggul yang rusak diterjang banjir di Lingkungan lima, Dusun Tumbuo, Kelurahan Tenilo.
"Tanggul ini diidentifikasi sebagai salah satu pemicu utama banjir yang mengancam lahan pertanian warga," ucap Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur di Gorontalo, Sabtu.
Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur adalah prioritas mendesak sesuai instruksi Bupati Sofyan Puhi. Hal tersebut kata dia merupakan salah satu upaya memastikan pemerintah hadir dan bekerja nyata.
Menurut Sugondo, penanganan serius diperlukan agar jerih payah petani tidak sia-sia tersapu air. Infrastruktur yang rusak dan menjadi penyebab banjir harus ditangani serius agar aktivitas pertanian aman dan hasil panen tidak rusak.
Dalam peninjauan tersebut, Sekda didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gorontalo Risman Umar dan Kepala BPBD Udin Pango. Sinergi lintas OPD itu dipastikan akan mengeksekusi perbaikan tanggul secara terpadu demi pengendalian banjir jangka panjang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo mengimbau warga yang tinggal di dekat bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir bandang.
Menurut catatan sementara BPBD Kabupaten Gorontalo, sebanyak 1.053 kepala keluarga yang terdiri dari 3.848 jiwa yang terdampak bencana banjir.
Adapun wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Gorontalo yakni Kecamatan Limboto Barat, Tibawa, Pulubala, Bilato, Tolangohula, Mootilango, Boliyohuto dan Telaga.
