Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan dirinya bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan situasi keamanan negara selama kunjungan kenegaraan presiden serta hasil kerja beberapa satuan tugas (satgas) di bawah TNI.

Laporan itu disampaikan Sjafrie dalam pertemuan terbatas yang digelar di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada Minggu (25/1).

"Beliau meminta laporan tentang situasi pada saat beliau meninggalkan tanah air. Saya laporkan bahwa situasi nasional yang terjadi pada saat beliau berangkat ke luar negeri itu aman, terjaga, dan terkendali," kata Sjafrie saat ditanya wartawan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin.

Selain itu, Sjafrie juga melaporkan hasil kerja Satgas Kuala yang telah bekerja sejak 14 Januari 2026 kepada Presiden.

Dia mengatakan satgas tersebut sejauh ini sudah melakukan beberapa pengerukan lumpur sedimen di aliran sungai Aceh Tamiang.

Hal ini dilakukan guna mendukung proses pemulihan wilayah Aceh Tamiang yang sebelumnya dilanda banjir dan tanah longsor pada November 2025 lalu.

Sjafrie juga melaporkan hasil kerja Satgas Jembatan yang bertugas membangun jembatan darurat di jalur-jalur darat yang terputus akibat bencana di Sumatera.

Terakhir, mantan Pangdam Jayakarta itu juga melaporkan hasil operasi pengamanan yang dilakukan TNI di wilayah Papua.

"Juga saya melaporkan bahwa operasi lewat insurgensi yang dilaksanakan di Papua ini meningkat keberhasilannya," kata Sjafrie.

Dalam rapat tersebut, Sjafrie mengatakan presiden berpesan kepada dirinya untuk terus mengedepankan efektivitas dan efisiensi dalam mengelola anggaran.

Presiden, kata Sjafrie, meminta jajarannya menindak jajaran TNI yang kedapatan menyelewengkan anggaran negara.

"Beliau (Presiden Prabowo Subianto) sangat cermat kepada masing-masing para staf untuk memperhatikan personelnya agar tetap akuntabel di dalam mengelola anggaran negara," jelas Sjafrie.

Sebelumnya, Prabowo langsung memimpin rapat terbatas (ratas) di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/1) bersama beberapa menteri dan pejabat negara untuk mengecek pelaksanaan program strategis nasional.

Rapat itu digelar dalam waktu 1x24 jam setelah Presiden Prabowo tiba di tanah air selepas merampungkan rangkaian lawatan luar negerinya di Inggris, Swiss, dan Prancis sejak awal pekan lalu.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang mengikuti rapat tersebut, menjelaskan pertemuan itu berlangsung sejak Minggu siang sampai dengan malam hari.

"Setibanya dari lawatan luar negeri, Presiden Prabowo ingin mengecek perkembangan beberapa program strategis dari pejabat terkait," Teddy Indra Wijaya dalam siaran resminya yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu malam.

"Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam tersebut dihadiri oleh Menko Pangan, Menteri ESDM, Mensesneg, Menteri Diktisaintek, Menteri Keuangan, Panglima dan Wakil Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BIN, dan Sekretaris Kabinet," sambung dia.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan pelaksanaan program dan perkembangan informasi terkini dari berbagai sektor strategis, di antaranya pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, kemudian perkembangan di sektor energi, minyak dan gas, yang disampaikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Kemudian, Presiden Prabowo menerima laporan mengenai kerja sama bidang pendidikan tinggi dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, kemudian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan laporan kepada Presiden mengenai situasi terkini sektor keuangan dan perbankan.

Di bidang pertahanan, Presiden Prabowo menerima laporan dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kemudian, Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan laporan ke Presiden mengenai kinerja penertiban kawasan hutan nasional.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menhan laporkan kondisi keamanan negara dan kerja satgas ke Presiden

Pewarta: Walda Marison
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026