Gorontalo (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyambut ribuan warga yang memadati pasar murah bersubsidi, yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo di halaman Masjid Baiturrahmah, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.

Tidak hanya pembeli yang datang antusias, wagub pun tak kalah antusias melayani langsung masyarakat yang datang berbelanja.

"Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi meskipun pelaksanaan kegiatan berlangsung di tengah bulan ramadhan. Namun demi mendapatkan berbagai komoditas pangan dengan harga lebih terjangkau, mereka mau datang memanfaatkan program pemerintah ini," kata Idah di Gorontalo, Sabtu.

Ia mengatakan pasar murah bersubsidi merupakan kelanjutan dari program pemerintah Provinsi Gorontalo, yang telah dijalankan pada periode kepemimpinan sebelumnya dan kini dilanjutkan oleh Gubernur Gusnar Ismail bersama dirinya.

Menurut Idah, program ini menjadi salah satu program unggulan Pemprov Gorontalo karena berperan dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu pengendalian inflasi, khususnya selama bulan ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

“Khusus ramadhan ini sudah kita laksanakan di tiga titik dan Boalemo menjadi lokasi ke empat. Untuk pekan depan, kegiatan ini juga akan dilaksanakan bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Gorontalo, yang rencananya di halaman Kejaksaan Tinggi dan dilanjutkan di Lapangan Mapolda Gorontalo,” kata Idah.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Boalemo yang hadir pada pelaksanaan pasar murah kali ini.

Jumlah warga yang datang sangat ramai dibandingkan beberapa lokasi sebelumnya.

Pelaksanaan pasar murah kali ini turut melibatkan berbagai pihak melalui kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), perbankan di Provinsi Gorontalo, serta organisasi seperti Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dharma Wanita.

Kolaborasi tersebut menghadirkan bazar Ramadhan dengan berbagai paket sembako yang dijual dengan harga terjangkau.

Melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, pemerintah menyiapkan sebanyak 1.000 kupon bagi masyarakat untuk memperoleh paket bahan pokok bersubsidi.

“Masyarakat yang memegang kupon, menjadi prioritas. Namun jika masih ada sisa, masyarakat lainnya juga dapat membeli dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tetap mendapatkan harga subsidi,” katanya.

Pada pasar murah ini, masyarakat dapat menebus tujuh komoditas bahan pokok dengan harga Rp95.000 dari harga normal Rp247.750 atau memperoleh subsidi sekitar 62 persen.

Komoditas yang disediakan meliputi beras lima kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam potong Rp20.000 per ekor.

Dalam kesempatan itu turut diserahkan sertifikat penghargaan kepada co-host dan sponsor Ramadhan Fair MUI 2026, yang diterima langsung oleh wagub dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo.

 MUI Gorontalo saat memberikan sertifikat penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam dukungan terhadap Ramadhan Fair 2026, pada Sabtu (7/3/2026). ANTARA/HO-Diskominfotik Provinsi Gorontalo 


Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026