Gorontalo (ANTARA) - Kepesertaan aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Gorontalo hingga 1 Maret 2026, mencapai 88,91 persen dari total jumlah penduduk di daerah tersebut.

Staf Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo Yanuar Fazri di Gorontalo, Senin mengatakan total penduduk sebanyak 1.263.405 jiwa, tercatat 1.123.344 jiwa telah terdaftar sebagai peserta aktif JKN.

“Sebanyak 88,91 persen masyarakat di Provinsi Gorontalo telah memiliki kepesertaan JKN aktif sehingga dapat langsung mengakses layanan kesehatan,” katanya.

Ia mengatakan capaian kepesertaan aktif tertinggi secara persentase berada di Kabupaten Gorontalo Utara, dengan angka 92,89 persen dari total jumlah penduduk.

“Untuk persentase kepesertaan aktif tertinggi berada di Kabupaten Gorontalo Utara sebesar 92,89 persen. Wilayah pesisir tersebut bahkan baru saja menerima penghargaan kategori capaian kepesertaan semesta atau Universal Health Coverage (UHC),” katanya.

Sementara itu, persentase kepesertaan aktif terendah tercatat di Kabupaten Boalemo, dengan capaian sebesar 83,44 persen dari total jumlah penduduk.

Menurutnya capaian tersebut menunjukkan sebagian besar masyarakat di Provinsi Gorontalo telah terlindungi dalam program JKN, sehingga dapat memanfaatkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala,” katanya.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026