Gorontalo (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara Hendra Nurdin berkoordinasi dan turut menyampaikan aspirasi masyarakat, terkait ancaman abrasi sungai kepada DPRD Provinsi Gorontalo.

"Abrasi sungai yang mengancam permukiman warga di Dusun Payunga Sentral, Desa Posso, Kecamatan Kwandang memerlukan perhatian serius. Oleh karena itu aspirasi masyarakat, kami teruskan ke DPRD Provinsi Gorontalo," kata Hendra di Gorontalo, Minggu.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Gorontalo Utara tersebut mengatakan melalui koordinasi  antar lembaga, maupun relasi partai politik, persoalan publik tersebut diharapkan menemukan solusi dalam waktu cepat.

Ia menyuarakan aspirasi itu secara langsung dalam kunjungan Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo  Ridwan Monoarfa, yang juga turun langsung melihat kondisi abrasi sungai yang telah lama dikeluhkan masyarakat.

Langkah tersebut sangat perlu dilakukan kata Hendra, agar persoalan yang dihadapi warga dapat diperjuangkan hingga ke tingkat pemerintah provinsi.

Menurutnya penanganan abrasi sungai tersebut belum masuk dalam alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Gorontalo Utara Tahun Anggaran 2026, sehingga diperlukan dukungan dari pemerintah provinsi untuk dapat merealisasikan upaya penanganan.

Kehadiran Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo tersebut merupakan bagian dari upaya pihaknya kata Hendra, untuk mendorong penanganan masalah abrasi sungai melalui koordinasi dan relasi dengan pemerintah provinsi. 

Ia berharap kunjungan DPRD Provinsi Gorontalo tersebut, menjadi bentuk  perhatian serius dalam menyahuti aspirasi masyarakat, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

Abrasi sungai Posso dapat mengancam lingkungan, mengingat sungai tersebut menjadi salah satu sumber air bersih bagi masyarakat, termasuk ratusan areal persawahan di Kecamatan Kwandang. 

Jika tidak segera diatasi, sangat dikhawatirkan abrasi tersebut dapat menggerus permukiman warga yang ada di sekitar bantaran sungai.
 



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026