Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mulai menghidupkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui usaha kuliner tradisional khas Gorontalo.

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie di Gorontalo, Selasa mengatakan dalam setiap kegiatan pemerintah maupun non pemerintah, para pelaku UMKM selalu diberikan ruang untuk menjajakan produk atau hasil keterampilan masing-masing.

"Selain kuliner moderen, Pemprov melihat ada peluang juga bagi para pelaku usaha kuliner tradisional," kata Idah.

Ia memiliki pemikiran bahwa produk kuliner tradisional khas Gorontalo harus dihidupkan kembali, agar generasi muda khususnya gen Z dan gen Alfa bisa mengetahui seperti apa rasa dan manfaat dari makanan dan minuman khas Gorontalo pada zaman dulu.

Selain memiliki cita rasa yang khas, kuliner tradisional Gorontalo juga mengandung banyak filosofi yang begitu kental, hingga menyampaikan energi positif kepada masyarakat.

Kuliner tradisional Gorontalo diketahui menjadi bagian dari sarana membangun keharmonisan masyarakat di daerah ini, sehingga patut untuk dihidupkan kembali melalui potensi pelaku UMKM yang saat ini sedang dikembangkan pemerintah.

Hal itu dibuktikan dengan menyediakan lapak khusus UMKM dalam setiap pelaksanaan kegiatan pemerintah maupun swasta, seperti pagelaran seni dan budaya, acara peringatan hari besar keagamaan, acara hiburan rakyat, hingga agenda nasional di daerah maupun luar daerah.

Tujuannya adalah untuk memperkenalkan produk lokal khususnya kuliner tradisional kepada seluruh kalangan, dengan harapan masyarakat lokal maupun nasional atau bahkan internasional bisa mengetahui tradisi dan kebudayaan masyarakat Gorontalo.

Gagasan tersebut juga bertujuan mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk mencintai dan turut mempromosikan produk-produk lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku UMKM yang menjalankannya.

"Mewakili pemerintah, saya mengajak masyarakat Gorontalo yang ada di daerah maupun luar daerah untuk sama-sama mendukung pengembangan dan peningkatan ekonomi daerah melalui sektor UMKM, khususnya produk-produk lokal atau kuliner tradisional Gorontalo," imbuhnya.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026