Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar pasar murah bersubsidi menjelang tradisi Hari Raya Ketupat atau Lebaran Ketupat pada H+7 Idul Fitri 2026. 

"Kita (Pemprov) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar pasar murah bersubsidi di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto. Kegiatan ini sengaja digelar menjelang perayaan tradisi Hari Raya Ketupat pada H+7 lebaran Idul Fitri," kata Gubernur Gusnar Ismail di Gorontalo, Kamis.

Pasar murah bersubsidi yang digelar terpusat di halaman Masjid Al Muttaqin, menurut Gusnar, menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.

Perayaan Hari Raya Ketupat di Gorontalo dirayakan setiap 7 hingga 8 Syawal, sehingga mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam menyiapkan berbagai jamuan bagi tamu.

Oleh karena itu, lanjutnya, pasar murah digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama di kawasan Kampung Jawa Tondano seperti Yosonegoro dan Reksonegoro yang menjadi pusat perayaan.

Pada pelaksanaan pasar murah bersubsidi tersebut, menurut dia, disiapkan sebanyak 1.000 paket berisi tujuh komoditas kebutuhan pokok bersubsidi bagi masyarakat.

Komoditas tersebut meliputi beras lima kilogram (kg) seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kg, bawang merah Rp10.000 per 0,5 kg, gula pasir Rp10.000 per kg, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam potong Rp20.000 per ekor.

Kegiatan itu merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, kata Gusnar menegaskan. Hal itu menjadi bagian dari upaya membantu meringankan beban warga menjelang hari raya.

“Pemerintah hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang momen hari raya,” kata Gusnar.

Ia juga menyampaikan program pasar murah akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah provinsi dan kabupaten. Upaya tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat ke depannya.

“Kami mohon maaf belum semua masyarakat dapat terlayani, namun kegiatan ini akan terus kami upayakan agar menjangkau lebih luas,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, anggota DPRD Provinsi Gorontalo Erwinsyah Ismail, serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Gorontalo Faizal Lamakaraka.

 



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026