Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar mengungkapkan peta jalan (roadmap) tim Garuda menuju kelolosan pada Piala Dunia Futsal 2028 dimulai dari Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 yang digelar di Thailand pada pekan depan.
“Setiap langkah, setiap progres, setiap perjuangan Timnas itu adalah untuk suatu langkah yang lebih jauh lagi. Dan berikutnya adalah memang yang kita tatap, Piala Dunia. Kami dari federasi dan tim kepelatihan tidak cepat puas dengan pencapaian-pencapaian sebelumnya. Kami paham masih ada langkah besar di depan," kata Michael pada jumpa pers di Jakarta, Selasa.
Di turnamen itu, Indonesia sebagai juara bertahan berada di Grup A dengan Australia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Nantinya, turnamen ini digunakan pelatih timnas futsal Hector Souto untuk menurunkan skuad keduanya.
Tujuannya adalah ia ingin mereka membuktikan diri di pertandingan internasional, dengan mereka-mereka yang menjadi penampil terbaik akan masuk skuad utama yang dipersiapkan menuju ajang lebih besar, seperti Piala Asia Futsal 2028 yang menjadi ajang kualifikasi untuk Piala Dunia Futsal 2028.
Sebagai wujud keseriusan untuk mendukung visi besar tersebut, FFI juga telah membentuk Badan Tim Nasional yang dipimpin oleh Andri Paranoan sebagai co-Head. Melalui sinergi kepengurusan ini, FFI telah menyusun agenda uji coba internasional guna merealisasikan target tampil kompetitif di kancah dunia.
Usai Kejuaraan ASEAN Futsal di Thailand nanti, timnas futsal senior diagendakan bertolak ke Spanyol pada Agustus untuk melaksanakan pemusatan latihan (training center/TC) dan melakoni laga uji coba melawan klub-klub liga utama Spanyol, termasuk klub raksasa Palma Futsal.
Tak berhenti di situ, eksistensi futsal Indonesia makin diakui dunia dengan kepastian partisipasi skuad Garuda di turnamen internasional di Brasil pada Oktober mendatang.
Brasil dikonfirmasi oleh FFI bahwa peluang mereka untuk datang ke Indonesia pada awal tahun depan sudah mencapai 99 persen.
"Harapannya selama satu tahun hingga dua tahun ke depan menuju Piala Dunia, kita terus mencari kesempatan melawan top 10 futsal di dunia. Baik itu Brasil, Spanyol, Portugal, maupun Prancis. Tujuannya supaya kita akan lebih terbiasa menghadapi permainan-permainan yang kuat dan pertandingan yang keras menuju Piala Dunia," kata Michael.
Selain memperkuat tim senior, FFI juga mengumumkan bahwa timnas futsal U17 mendapat undangan khusus untuk berlaga di turnamen elit di Spanyol pada Juli mendatang.
Turnamen ini hanya diikuti enam negara kuat, yakni Brasil, Portugal, Spanyol, Prancis, dan Maroko, dengan Indonesia sebagai satu-satunya perwakilan dari Asia.
"Membangun timnas yang kuat itu bukan hanya timnas senior yang sudah ada sekarang. Regenerasi sangat penting. Oleh karena itu, pasca-AFF nanti, tim kepelatihan akan turun ke daerah-daerah untuk melakukan talent detection secara langsung," ungkap Michael.
FFI juga mengimbau seluruh Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) dan Asosiasi Futsal Kota (AFK) untuk memperkuat ekosistem kompetisi kelompok usia di daerah masing-masing. Sebagai muara pembinaan, FFI akan menyelenggarakan Piala FFI U20 pada Oktober tahun ini.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: FFI ungkap peta jalan menuju Piala Dunia Futsal 2028
Pewarta: Zaro Ezza SyachniarEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.