Selasa, 17 Oktober 2017

Mendag buka pasar murah di Ponpes Alquraniyy

id Mendag buka pasar murah di Ponpes Alquraniyy
Mendag buka pasar murah di Ponpes Alquraniyy
Mendag Sidak Harga Sembako. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito (kanan) berdialog dengan pedagang beras saat melakukan sidak (inspeksi mendadak) harga sembako di Pasar Kranggot Cilegon, Banten, Kamis (15/6/2017). Menurut Mendag Enggartiasto harga sembako pada H-10 menjelang lebaran masih dalam t
Solo (ANTARA GORONTALO) - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membuka pasar murah di Pondok Pesantren AlQuraniyy di jalan Kabangan Tegalayu Keluarahan Bumi, Laweyan Solo, Minggu.

Mendag yang didampingi Pimpinan Ponpes AlQuraniyy, Kiai Haji Abdul Kharim, dan staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Eva Yuliana, juga menyaksikan langsung kegiatan pasar murah yang diikuti ratusan orang dengan harga Rp50.000 per paket.

Kegiatan pasar murah di Ponpes-Ponpes tersebut ada keterlibatan program tanggung jawab sosial perusahaan, baik industri pangan maupun nonpangan, sedangkan hasil penjualan paket sembako disumbangkan untuk bantuan pendidikan di pesantren.

Masyarakat pada pasar murah membeli paket sembako dengan harga Rp50.000 per paket, tetapi harga sebenarnya sekitar Rp110 ribu hingga Rp120 ribu.

Mendag Enggartiasto Lukita mengatakan telah terselenggaranya pasar murah pada Ramadhan ini, merupakan perintah Bapak Presiden kepada Kemendag untuk dua hal yakni pertama mengendalikan dan menyediakan bahan pokok makanan, mengendalikan harga atau harus turun, dan harus terkendali.

Beliau juga memerintahkan Mendag untuk mengajak para pengusaha berbagi. Dan, atas dasar itu, Mendag memohon berkenan dan dukungan dari Ponpes untuk menyelenggarakan itu.

"Kami melihat dan menyakinkan di Ponpes itu, menyatu, dan mengetahui siapa yang membutuhkan. Ponpes merupakan salah satu yang dipercaya masyarakat, sehingga dengan demikian penyaluran tidak seberapa itu, tetapi dapat dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan," kata Mendag.

Mendag mengatakan dalam kegiatan mengendalikan harga bahan pokok sesuatu yang tidak mudah. Setelah sekian lama harga bahan kebutuhan pokok setiap memasuki Ramadhan selalu naik dan kenaikan yang tidak normal itu, dianggap sudah biasa.

Bapak Presiden Joko Widodo memerintahkan untuk menghentikan hal itu karena sangat membebani masyarakat, dan sebagian besar dilakukan oleh beberapa pihak yang berspekulasi sehingga tidak adil.

"Kami atas petunjuk Bapak Presiden telah melakukan berbagai hal, dan mudah-mudahan untuk bisa melaksanakan amanah yang telah diberikan, serta hingga Minggu ini, semua harga terkendali, dan pasokan telah tersedia hingga Lebaran diharapkan bisa terkendali," katanya.

Oleh karena itu, Mendag memohon dukungan dan doanya para pemimpin pondok agar harga tetap terkendali dan dirasakan masyarakat dapat terjangkau dengan wajar.

Mendag sebelumnya juga mengkunjung ke Ponpes Al Muayyad Mangkuyudan Solo dan disambut langsung pimpinan pondok, K.H. Abdul Rozak Safawi untuk meminta dukungan pasar murah.

Editor: Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2017