Gorontalo (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo mengusulkan adanya kerja sama antardaerah dalam penanganan sampah di wilayah saling berbatasan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Gorontalo Darmawan di Gorontalo, Senin mengatakan hal tersebut agar  pemerintah kota segera menjalin kerja sama lintas batas, guna mengatasi persoalan tumpukan sampah.

"Tumpukan sampah di wilayah saling berbatasan atau perbatasan antardaerah tergolong meresahkan," kata Darmawan.

Oleh karena itu, ia mengusulkan langkah strategis tersebut melalui rapat panitia khusus (Pansus) pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kota Gorontalo Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di kantor DPRD Kota Gorontalo.

Darmawan mengatakan pentingnya kolaborasi antar daerah di Provinsi Gorontalo, demi menjaga estetika dan kesehatan lingkungan di titik-titik rawan sampah.

Menurutnya meskipun volume sampah secara umum telah menurun drastis di bawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Ryan Kono, namun tantangan besar masih ditemukan di wilayah pinggiran.

"Sampah di Kota Gorontalo sudah sangat menurun drastis namun masih ada beberapa titik tertentu yang masih ada tumpukan sampah," katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, seperti yang ditemukan di Jalan Ampi berbatasan dengan Kabupaten Gorontalo. Faktanya banyak warga dari luar daerah yang membuang sampah di lokasi tersebut.

"Setelah kami berkoordinasi dan mewawancarai  masyarakat yang ada di sekitar Jalan Ampi, ternyata banyak yang bukan warga Kota Gorontalo membuang sampah di sana," kata Darmawan.

Menyikapi hal tersebut, Komisi I memberikan rekomendasi agar Pemerintah Kota Gorontalo segera membuat nota kesepahaman dengan daerah tetangga.

"Rekomendasi yang kami berikan agar kiranya Pemerintah Kota Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, bisa bekerja sama dalam penanganan sampah yang ada di perbatasan-perbatasan daerah," katanya.

Darmawan juga memberikan apresiasi atas kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo dalam penyediaan sarana prasarana meski di tengah keterbatasan.

Ia menyebut pihak dinas sudah bekerja maksimal, termasuk dalam hal pengadaan truk sampah.

Melalui kerja sama dengan Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango pun DPRD berharap tercipta integrasi pengelolaan lingkungan yang edukatif bagi warga.

Upaya ini menjadi pengingat bahwa masalah sampah bukan hanya soal kebersihan satu wilayah, melainkan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antar pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat luas.


 



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026