Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail berkeinginan ada penambahan maskapai yang akan melayani rute penerbangan dari dan ke daerah itu.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Gorontalo Jamal Nganro, Selasa mengatakan hal tersebut seusai Gubernur Gusnar Ismail melakukan pertemuan dengan President Director PT Indonesia Air Asia Achmad Sadikin, di Gedung Air Asia, Tangerang, Banten.
Pada pertemuan itu Gubernur mendorong agar Maskapai Air Asia dapat membuka rute penerbangan dari dan menuju Gorontalo.
Penambahan rute penerbangan akan memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor, terutama dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Saat ini rute penerbangan ke Gorontalo baru dilayani oleh empat maskapai yakni Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air dan Wings Air.
“Pak Gubernur menyampaikan bahwa Gorontalo sangat memerlukan konektivitas antarwilayah untuk memperlancar pergerakan barang dan penumpang. Rute yang diusulkan yaitu Gorontalo-Makassar-Surabaya dan Gorontalo-Manado-Denpasar,” kata Jamal.
Ia mengatakan usulan tersebut mendapat respon positif dari Direksi PT Indonesia Air Asia.
Manajemen maskapai itu melihat potensi ekonomi Gorontalo yang terus bertumbuh dengan dukungan sektor pariwisata yang sudah mendunia yaitu hiu paus, serta program hilirisasi peternakan dan pertambangan.
“Pertemuan dengan pak Gubernur ini merupakan peluang besar bagi kami untuk mengembangkan rute penerbangan, apalagi kami melihat potensi Gorontalo yang cukup besar,” kata President Director PT Indonesia Air Asia, Achmad Sadikin.
Pihak Air Asia selanjutnya akan melakukan kajian dan perhitungan traffic. Data-data tersebut akan segera disampaikan kepada Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo.
“Data dan informasi akan kita olah, harapannya kami bersatu misi dengan Gorontalo,” kata Achmad.
Selain Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Jamal Nganro, turut mendampingi Gubernur Gusnar pada pertemuan itu Kepala Bandara Djalaludin Joko Harjani, Staf Khusus Bidang Infrastruktur dan Pariwisata Boni Ointoe, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026