Gorontalo (ANTARA) - Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menggelar kegiatan pembekalan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan tahap pertama (PLP 1) bagi mahasiswa tahun 2026, untuk menyiapkan para calon pendidik.
Kegiatan ini dihadiri oleh guru besar serta dosen Bahasa Indonesia
Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ulfa Zakari menyampaikan bahwa pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa sebelum turun langsung ke sekolah.
Ia menekankan bahwa PLP 1 bukanlah ajang praktik mengajar, melainkan tahap pengenalan terhadap lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini sangat penting karena mahasiswa akan ke sekolah bukan untuk mengajar, tetapi untuk mengenal atmosfer sekolah. Mereka perlu merasakan langsung bagaimana berada di tengah-tengah siswa dan memahami karakter guru di lapangan,” katanya.
Ulfa juga menjelaskan bahwa PLP terdiri dari dua tahapan, yaitu PLP 1 sebagai tahap observasi awal dan PLP 2 sebagai tahap lanjutan yang mengarah pada praktik mengajar.
Menurutnya, pengalaman pada PLP 1 akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki tahap berikutnya.
“Ibarat membuat kue, kita harus mengenal dulu bahan-bahannya sebelum mulai membuat. Begitu juga dengan PLP 1, mahasiswa harus memahami situasi sekolah terlebih dahulu sebelum benar-benar terjun mengajar di PLP 2,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan menjalani masa observasi selama kurang lebih delapan kali pertemuan.
Peserta bertugas mengamati kondisi sekolah, interaksi antara guru dan siswa, serta mengamati fasilitas yang tersedia dengan berpedoman pada lembar observasi yang telah disiapkan.
Ulfa mengingatkan mahasiswa untuk menjaga sikap selama berada di lingkungan sekolah dan tidak bersikap menghakimi terhadap kondisi yang ditemukan di lapangan.
“Kami berharap mahasiswa dapat menjaga etika sebagai tamu yang profesional. Catat apa yang ada di lapangan, rasakan pengalamannya, tetapi jangan langsung menghakimi atau mengonfrontasi pihak sekolah,” katanya.
Selain itu, dosen pembimbing akan berperan dalam mendampingi mahasiswa, mulai dari pengantaran ke sekolah hingga penjemputan setelah kegiatan observasi selesai.
Hasil observasi akan dianalisis dan didiskusikan bersama dosen sebagai bagian dari hasil kegiatan.
Melalui kegiatan ini, jurusan berharap mahasiswa memperoleh pengalaman awal yang komprehensif tentang dunia persekolahan, sehingga lebih siap menghadapi tantangan pada tahap PLP 2 maupun saat terjun sebagai tenaga pendidik di masa depan.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026