Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan optimistis kasus-kasus Anak Tidak Sekolah (ATS) di daerah itu dapat teratasi.

Oleh karena itu Gubernur di Gorontalo, Jumat meminta Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Menurutnya masalah pendidikan tidak bisa dituntaskan secara parsial namun memerlukan kolaborasi dan kebersamaan lintas instansi.

Ada tiga UPT Kemendiksmen di Gorontalo, yakni Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP), Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) serta Kantor Bahasa (KB).

Pejabat dan pegawai di tiga institusi itu menggelar Rapat Konsolidasi yang dihadiri Gubernur Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie serta pejabat Pemprov bertempat di BPMP.

Menurut Gusnar, meskipun berbeda urusan antara kementerian pusat dan daerah, namun obyek pembangunan tetap sama yakni masyarakat.

Oleh sebab itu, kolaborasi lintas sektor menjadi penting agar sama-sama saling mengisi dan saling membantu.

“Meskipun kita berbeda-beda urusan, tetapi ketika kita mengimplementasikan program maka wajib berkoordinasi. Di sinilah mengapa kami menjadikan instansi pusat di daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh masyarakat Gorontalo,” kata Gusnar.

Ia mencontohkan tentang mutu dan kualitas guru yang dinilainya belum merata antara satu sekolah dan sekolah lain, termasuk masalah Anak Tidak Sekolah (ATS) yang mencapai angka 25.501 orang di tahun 2025.

“Saya berharap agar data itu akurat, maka BPMD saling berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan kantor catatan sipil. Itu adalah data yang presisi menurut Statistik, tapi oke lah kita tidak mempermasalahkan jumlah tapi koordinasi yang perlu,” katanya.

Dengan koordinasi yang baik diharapkan BPMP, Dinas Pendidikan Provinsi dan kabupaten/kota bisa mengambil peran masing-masing. Ibarat keroyokan bersama satu masalah untuk diselesaikan.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026