Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Gorontalo berupaya memperkuat status lumbung jagung nasional menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke XVII Tahun 2026 di daerah itu.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Gorontalo, Jumat, mengatakan upaya tersebut diwujudkan dengan dimulainya penanaman jagung serentak pada musim tanam 2026, dalam rangka memperkuat citra daerah sebagai lumbung pangan nasional.
"Kegiatan ini untuk mewujudkan status lumbung pangan nasional, sekaligus menyambut Penas XVII yang dijadwalkan akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20 sampai 25 Juni 2026," kata Gusnar.
Penanaman bibit jagung itu menjadi penanda penting atau persiapan daerah dalam menghadapi ajang nasional, yang akan mempertemukan para petani dan nelayan dari seluruh wilayah di Indonesia.
Waktu penanaman bibit jagung pun telah diperhitungkan agar saat pelaksanaan acara puncak Penas, tanaman tersebut telah memasuki masa pertumbuhan optimal untuk dipamerkan kepada para tamu undangan.
Menurutnya penanaman bibit jagung dengan pelaksanaan Penas itu sangat erat kaitannya, mengingat status Provinsi Gorontalo dikenal luas sebagai daerah penghasil utama komoditas jagung di tanah air.
Lokasi penanaman sengaja dipilih lahan di kawasan Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) karena jalur ini menjadi urat nadi transportasi masyarakat menuju bandara maupun pusat kota.
Selain itu lahan yang berada di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo tersebut, dipastikan memiliki kemudahan akses yang cukup tinggi dan ramai dilintasi masyarakat dari berbagai penjuru.
Sementara itu terkait dengan sarana produksi, pemerintah telah menyiapkan bantuan benih jagung yang cukup masif untuk mendukung target luas tanam 30 ribu hektare di seluruh Provinsi Gorontalo.
Khusus Wilayah Kabupaten Gorontalo, terdapat lokasi lahan seluas 4 ribu hektare yang akan diprioritaskan, dengan maksud memastikan ketersediaan pasokan dan keberhasilan program swasembada pangan di daerah.
Gusnar mengatakan melalui program ini pemerintah berharap peserta Penas 2026 dapat melihat langsung bukti nyata keberhasilan tata kelola pertanian di wilayah yang dijuluki Provinsi Jagung ini.
"Ada ribuan petani dan nelayan yang akan datang ke Gorontalo pada pelaksanaan Penas XVII Tahun 2026, sehingga saya mengajak semua pihak untuk mulai menanam jagung dari sekarang, sehingga para tamu bisa menyaksikan langsung Gorontalo sebagai lumbung jagung di Indonesia," katanya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026