Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan persoalan sampah di daerah itu, seperti di kawasan Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), merupakan tanggung jawab bersama.

Ia mengatakan saat ini pemerintah daerah terus berupaya menata keasrian jalan tersebut, namun usaha itu menjadi sia-sia jika masih ada oknum masyarakat yang sengaja membuang sampah di kawasan tersebut.

"Tidak hanya pemerintah, tetapi masyarakat juga memiliki tanggung jawab dalam memelihara kelestarian lingkungan, khususnya warga yang tinggal di sepanjang kawasan Jalan GORR," kata Gusnar.

Jalan GORR memiliki panjang 46,2 kilometer yang dirancang untuk mempermudah arus transportasi dari dan menuju Bandara Djalaluddin Gorontalo serta akses cepat menuju Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.

Oleh karena itu Jalan GORR merupakan pilihan atau alternatif terbaik bagi warga lokal maupun luar daerah, sehingga kawasan tersebut bisa dikatakan wajah dari Provinsi Gorontalo.

Itulah, kata dia, alasan mengapa pemerintah berupaya menata kawasan Jalan GORR, bahkan untuk menambah keasrian wilayah itu. Bahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) bekerja sama dengan berbagai pihak terkait melakukan penanaman pohon hias di sepanjang jalur tersebut.

Upaya memperindah kawasan Jalan GORR dapat dikatakan sia-sia, menurut dia,  jika masih ada masyarakat yang tidak peduli dengan kelestarian lingkungan.

Sejauh ini pemerintah dan instansi terkait secara berjenjang ke bawah terus mengadakan kegiatan sosial berupa penanaman pohon dan aksi bersih-bersih sampah, namun sangat disayangkan hanya dalam kurun waktu satu malam sampah kembali berserakan di beberapa titik.

Hal itu menandakan bahwa masalah atau persoalan sampah di kawasan Jalan GORR, harus menjadi tanggung jawab bersama, baik itu pemerintah maupun masyarakat.

Pemerintah kabupaten, kecamatan, kelurahan, desa, sampai ke tingkat lingkungan dan dusun, kata dia, juga harus berupaya mempererat hubungan emosional dengan masyarakatnya dan meyakinkan warga bahwa kebersihan dan keasrian lingkungan akan bermanfaat bagi banyak orang.

Untuk menghindari pencemaran lingkungan, pihaknya telah menyiapkan tempat sampah dan armada pengangkut, dimana masyarakat hanya perlu membuang sampah di tempat yang telah disiapkan, setelah itu petugas yang akan menjemput atau mengangkut.

"Saya benar-benar mengharapkan kepedulian dan kerja sama masyarakat terhadap penanganan sampah. Hal ini harus ditekankan karena kelestarian dan kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama," kata Gubernur Gusnar Ismail.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026