Istanbul (ANTARA) - Prancis, Rabu (22/4) memastikan gugurnya tentara kedua setelah serangan di Lebanon selatan yang menargetkan Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (UNIFIL).
“Anicet Girardin meninggal dunia pagi ini akibat luka-lukanya. Ia gugur untuk Prancis,” kata Presiden Emmanuel Macron dalam pesan yang dipublikasikan di platform X.
Prajurit tersebut sebelumnya telah dievakuasi ke Prancis untuk mendapatkan perawatan setelah terluka dalam serangan yang sama yang menewaskan Adjutant Florian Montorio serta melukai dua personel Prancis lainnya.
Menurut Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis, patroli tersebut diserang pada 18 April di Lebanon selatan dalam sebuah insiden yang melibatkan kelompok bersenjata.
Girardin dipulangkan ke Prancis pada 21 April, namun kemudian meninggal dunia akibat luka-lukanya, demikian keterangan kementerian tersebut.
Insiden itu terjadi saat patroli UNIFIL di Lebanon selatan, di mana pasukan Prancis merupakan bagian dari misi PBB.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prancis pastikan tentara kedua tewas pasca UNIFIL diserang di Lebanon
Pewarta: Nabil IhsanEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.