Gorontalo (ANTARA) - Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar aksi donor darah sebagai ajang investasi kesehatan.
Ketua panitia kegiatan donor darah itu, Taufiq Majid Puluhulawa, di Gorontalo, Kamis, mengatakan aksi tersebut juga sebagai bentuk kepedulian untuk menghidupkan harapan bagi yang memerlukan darah.
"Kegiatan ini diposisikan sebagai bentuk investasi kesehatan jangka panjang, khususnya bagi kalangan anak muda," kata dia.
Aksi tersebut merupakan agenda konsisten yang dilaksanakan dua kali dalam setiap masa kepengurusan Himakom UNG.
"Kegiatan donor darah ini sudah rutin kami lakukan. Dalam satu tahun ada dua kali pelaksanaan dengan jeda waktu tiga bulan antar-kegiatan," katanya.
Tujuan kegiatan itu, katanya, mewujudkan misi kemanusiaan serta membantu memperkuat stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Gorontalo, agar masyarakat lebih mudah mendapatkan bantuan saat situasi darurat.
Panitia berkoordinasi melalui persuratan ke berbagai instansi, peminjaman tempat, hingga bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Toto dan PMI demi suksesnya kegiatan.
"Kami mempersiapkan seluruhnya mulai dari dekorasi ruangan, pemasangan spanduk, hingga mengatur area kursi untuk peserta dan petugas medis," katanya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, meski diinisiasi oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi, peserta yang hadir datang dari berbagai latar belakang.
Tercatat 18 mahasiswa Ilmu Komunikasi berpartisipasi, namun angka tersebut terus bertambah dengan kehadiran mahasiswa dari jurusan lain di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial (FIS).
Aksi donor darah ini juga menarik minat dari instansi lain. Personel dari Kodim dan Polda Gorontalo turut hadir menyumbangkan darah.
Untuk kategori mahasiswa, peserta didominasi angkatan 2024 yang tampak semangat memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Taufiq berharap, jangkauan kegiatan ini bisa lebih luas di masa depan, agar donor darah bukan hanya menjadi agenda satu fakultas, melainkan melibatkan seluruh fakultas.
Ia memberikan pesan semangat bagi siapa saja yang masih ragu atau takut untuk melakukan donor darah.
"Jangan takut karena donor darah ini adalah bentuk investasi kesehatan dan sebenarnya tidak menakutkan seperti yang dibayangkan," katanya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.