Gorontalo (ANTARA) - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo Fitri Yusup Husain mengatakan sepakat dengan usulan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) diambil langsung dari petani.

"Program MBG harus memberi dampak langsung bagi masyarakat di desa. Oleh karena itu, perputaran ekonomi di desa perlu didukung di antaranya melalui program MBG ini," kata Fitri di Gorontalo, Selasa.

Penggiat dunia pendidikan ini mengaku sangat mendukung program MBG yang digagas Presiden Prabowo.

MBG memiliki dampak signifikan bagi masyarakat khususnya siswa dan siswi di era saat ini, untuk mendapatkan kebutuhan pangan dan gizi yang berkualitas dan mampu mendukung tumbuh kembang anak di masa pertumbuhan.

Dampak langsung yang dirasakan masyarakat kata Fitri, di antaranya geliat pertumbuhan ekonomi di sektor riil.

Ia mencontohkan dapur MBG yang membeli langsung kebutuhan bahan pokok dari petani, peternak dan nelayan.

"Tentu langkah ini akan mendukung rantai pasok sumber pangan di desa hingga nasional. Selain itu para petani, peternak, nelayan bahkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, dapat semakin semangat menjalankan aktivitas yang digeluti setiap hari, sebab sumber penghasilan semakin jelas dan produk yang dihasilkan memiliki pasar lokal yang terbuka dengan baik," katanya.

Fitri meyakini dengan kerja-kerja holistik yang dilakukan dalam mendukung program MBG termasuk di wilayah pesisir tersebut.

Menurutnya ekonomi daerah dapat bertumbuh pesat dan semakin baik, serta program presiden berhasil dalam upaya memenuhi gizi generasi muda khususnya di wilayah-wilayah terjauh seperti yang ada di kabupaten tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Gorontalo Utara Fitri Yusup Husain (belakang) dalam kunjungan kerja Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu dan Wakil Bupati Nurjana Hasan Yusuf melihat langsung program MBG di salah satu sekolah di Kecamatan Anggrek. ANTARA/HO-dokumentasi pribadi 


Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026