Gorontalo (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo Hendra Nurdin meyakini kehadiran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih akan mampu menciptakan kemandirian ekonomi desa.
Hendra di Gorontalo, Sabtu, hadir mewakili Ketua DPRD setempat dalam kegiatan video conference peresmian atau peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Ia mengaku bersyukur dan cukup berbangga, sebab salah satu KDKMP yang diresmikan ada di wilayah pesisir tersebut, di Desa Titidu, Kecamatan Kwandang.
DPRD tentu mendukung terbentuknya KDKMP ini, termasuk di Desa Titidu yang gerainya terletak sangat strategis, yaitu berada di jalur utama lintas Sulawesi di kabupaten ini.
Oleh karena itu, ia meyakini koperasi tersebut dalam pengelolaannya dapat cepat maju dan diharapkan menjadi salah satu percontohan pengelolaan koperasi di tingkat desa, bagi koperasi-koperasi lainnya di kabupaten tersebut.
"Ada 123 desa tersebar di 11 kecamatan di kabupaten ini. DPRD tentu memberi dukungan penuh terhadap terbentuk dan beroperasinya KDKMP di seluruh desa," katanya.
Hendra mengatakan kehadiran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu berkolaborasi dengan banyak pelaku usaha yang notabene ada atau lebih banyak di wilayah desa, sehingga dapat berdampak cepat mewujudkan kemandirian perekonomian di desa.
"Saya pun sangat mengapresiasi komitmen dan perhatian penuh pemerintah daerah dalam mendukung terbentuknya KDKMP, salah satunya di Desa Titidu ini," katanya.
Ia berharap pemerintah daerah juga segera mencarikan solusi bagi desa-desa yang masih memiliki kendala dalam merealisasikan gerai, gudang dan fasilitas koperasi.
Kegiatan tersebut diikuti Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjana Hasan Yusuf, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah kecamatan dan desa setempat, serta pengurus KDKMP Titidu.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.