Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi meluncurkan Open Data Gorontalo “Pentagon” sebagai platform data terpadu daerah, yang diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data dan mendukung pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, di Aula Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo, Senin.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath, Deputi Kementerian PPN/Bappenas Maliki, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, pimpinan OPD, BPS Provinsi Gorontalo, tim SKALA, akademisi, komunitas, serta insan media.

Dalam sambutannya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa tata kelola data yang baik menjadi fondasi penting dalam proses pengambilan kebijakan dan pembangunan daerah. Menurutnya, kebijakan yang dibangun berdasarkan data yang tidak tepat dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Bisa dibayangkan ketika pemerintah berbicara soal kebijakan itu berdasarkan data yang tidak tepat maka akan mendapatkan perlawanan dari masyarakat. Kalau dipaksakan, hasil kebijakan tidak akan baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui peluncuran "Pentagon", Pemerintah Provinsi Gorontalo mendorong penyelarasan data masyarakat mulai dari tingkat desa hingga provinsi dalam satu ekosistem terpadu. Platform ini juga diharapkan menjadi sumber data resmi pemerintah daerah dalam proses penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath mengatakan peluncuran "Pentagon" bukan sekadar pembangunan platform digital, tetapi menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem pembangunan berbasis data di Gorontalo.

“Peluncuran platform ini bukan hanya sebagai teknis, melainkan merupakan awal dari tata kelola data yang transparan, terpadu, terarah, terstruktur, dan terintegrasi,” ujarnya.

Menurutnya, platform tersebut menghubungkan data sektoral dan spasial yang dapat dimanfaatkan pemerintah dalam proses pengambilan kebijakan secara real time. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan berbagai pihak dalam penguatan tata kelola data daerah.

Pengembangan platform "Pentagon" ini, juga turut didukung oleh SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar), Program Kemitraan Pemerintah Indonesia dan Australia untuk penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah yang inklusi.

Team Leader SKALA Gorontalo Petrarca Karetji mengatakan dukungan SKALA terhadap pengembangan "Pentagon" merupakan bagian dari upaya memperkuat penyediaan layanan dasar yang tepat sasaran melalui pemanfaatan data yang akurat.

“SKALA mendukung penguatan sistem data daerah agar pemerintah memiliki basis data yang akurat dalam mengambil kebijakan. Namun, data yang ada di "Pentagon" tidak dikelola oleh SKALA, melainkan sepenuhnya menjadi milik dan dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo,” ujar Petrarca.

Menurut Petrarca, "Pentagon" diharapkan menjadi pusat data yang dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo sehingga dapat mendukung penguatan sistem Satu Data daerah secara berkelanjutan.

Peluncuran Open Data Gorontalo “Pentagon” diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem Satu Data di Provinsi Gorontalo sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif, terukur, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

 

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail resmi meluncurkan Open Data Gorontalo “Pentagon” sebagai platform data terpadu untuk mendukung kebijakan pembangunan berbasis data di Provinsi Gorontalo, Senin (18/5/2026). ANTARA/HO-Faradila Alim


Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026