Gorontalo (ANTARA) - Universitas Negeri Gorontalo (UNG)

Proses penyembelihan hewan kurban UNG oleh panitia kurban di gedung kampus UNG, Rabu (27/5/2026) (Faradila Alim)

mengurbankan sebanyak 21 ekor sapi pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang berasal dari iuran dosen dan pegawai kampus tersebut.

Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama dan Umum UNG Arief Rahman Hakim Abdul di Gorontalo, Rabu, mengatakan program kurban itu dilakukan melalui pengumpulan iuran sebesar Rp2 juta per orang yang dipotong secara bertahap dari gaji pegawai sebesar Rp200 ribu setiap bulan.

“Pengumpulan ini sudah dilakukan sejak tahun lalu hingga menjelang Idul Adha dan akhirnya terkumpul dana yang menghasilkan 21 ekor sapi siap kurban,” ujar Arief.

Ia menjelaskan pola iuran bertahap tersebut dilakukan agar tidak memberatkan para dosen dan pegawai yang ingin terlibat dalam ibadah kurban.

“Upaya ini dilakukan untuk tidak memberatkan. Jadi niat kami memang untuk berkurban bersama,” katanya.

Arief mengatakan dari total 21 ekor sapi kurban tersebut, sebanyak 14 ekor disembelih pada hari pertama Idul Adha, sementara tujuh ekor lainnya akan disembelih pada hari berikutnya.

Menurut dia, penyembelihan tujuh ekor sapi itu akan dilakukan bersamaan dengan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang pengelolaannya dimandatkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada Masjid Kampus Sabilurrasyad UNG.

Ia menambahkan seluruh sapi kurban yang disembelih merupakan ternak lokal yang dibeli dari sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo, di antaranya Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo dan Kota Gorontalo.

“Kami membeli sapi dari peternak lokal di berbagai kabupaten dan kota sebagai bentuk dukungan terhadap peternak daerah,” katanya.

UNG berharap kegiatan kurban bersama tersebut dapat terus dilaksanakan secara konsisten setiap tahun dengan jumlah hewan kurban yang semakin meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.



Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026