Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memfasilitasi penyelesaian kewajiban kredit Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Gorontalo di Bank SulutGo (BSG) pasca-pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kota Gorontalo dari BSG ke Bank Tabungan Negara (BTN).

Gubernur Gusnar di Gorontalo, Sabtu, mengatakan pemerintah daerah berupaya memastikan hak-hak keuangan ASN tetap terlindungi sekaligus menjamin kewajiban kredit yang masih berjalan dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dia menjelaskan penyelesaian polemik terkait pemotongan gaji ASN yang memiliki pinjaman di BSG telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk kepada Gubernur Sulawesi Utara selaku pemegang saham pengendali BSG.

"Permasalahan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kelancaran pembayaran kredit ASN yang terdampak perpindahan RKUD. Kami terus melakukan koordinasi untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak," kata dia.

Pemerintah Provinsi Gorontalo saat ini terus melakukan langkah-langkah strategis bersama pihak perbankan guna merumuskan mekanisme penyelesaian kredit ASN yang terdampak perubahan mitra perbankan daerah tersebut.

Ia menjelaskan koordinasi dilakukan agar proses pembayaran kredit dapat berjalan melalui mekanisme yang sah, transparan, dan tidak memberatkan ASN sebagai debitur.

Ia mengimbau ASN yang terdampak untuk tetap tenang dan kooperatif selama masa transisi layanan perbankan berlangsung.

"ASN yang terdampak diharapkan mematuhi skema pembayaran yang telah disepakati oleh instansi terkait demi menjaga stabilitas keuangan daerah dan kelancaran kewajiban kredit," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa perpindahan RKUD ke bank lain tidak menghapus kewajiban kredit ASN yang sebelumnya telah disepakati dengan BSG.

Untuk menjamin kelancaran pembayaran cicilan, pemotongan gaji ASN yang memiliki pinjaman di BSG tetap dilakukan melalui mekanisme debit otomatis atau debit bulk sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembahasan terkait penyelesaian kredit ASN tersebut juga melibatkan komunikasi antara Gubernur Gorontalo dan Gubernur Sulawesi Utara. Pemerintah berharap koordinasi antar-daerah itu dapat menghasilkan solusi yang memberikan kepastian bagi ASN sekaligus menjaga hubungan kerja sama yang baik dengan BSG.

"Yang terpenting adalah hak ASN terlindungi, kewajiban kredit tetap berjalan, dan proses transisi perbankan dapat berlangsung secara tertib," kata Gusnar.



Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026