Gorontalo (ANTARA) - Penggiat pariwisata Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo Yasin Ali mendukung penetapan destinasi religi di daerah itu, di Pulau Diyonumo yang terletak di Kecamatan Sumalata Timur.
"Pada tanggal 17 hingga 21 Juni 2026, berbagai organisasi kepemudaan diprakarsai Karang Taruna Sumalata Timur bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), GP Ansor dan Pemerintah Kecamatan Sumalata Timur bersama-sama, akan menetapkan Pulau Diyonumo sebagai destinasi wisata ramah Muslim. Kami tentu memberi dukungan penuh," kata Yasin di Gorontalo, Minggu.
Penetapan tersebut akan ditandai dengan peresmian masjid di tengah pulau.
"Tentu kegiatan ini wajib dipublikasi meluas, agar diketahui banyak orang dan akan banyak orang khususnya wisatawan datang berkunjung untuk menikmati keindahan alam Pulau Diyonumo, serta menjadi saksi sejarah pengembangan pariwisata di wilayah pesisir ini," kata Yasin.
Pariwisata yang beragam baik destinasi maupun atraksi yang ditampilkan, tentu akan mendukung pengembangannya.
"Kami pun selaku penggiat pariwisata maupun organisasi kepariwisataan di Gorontalo, akan mendukung kegiatan ini agar publik semakin mengenal destinasi pariwisata di Gorontalo, khususnya Gorontalo Utara," katanya.
Penetapan tersebut merupakan kerja keras masyarakat dan pemerintah kecamatan yang patut mendapat dukungan penuh.
"Kami berharap keberadaan destinasi wisata Pulau Diyonumo semakin dipublikasi, agar minat kunjungan wisata ke daerah ini semakin tinggi apalagi saat penetapan tersebut, akan dimeriahkan oleh penampilan seni dan budaya, pawai perahu hias, olah raga pantai dan akan ada kemah pemuda," kata Yasin pula.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.