Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengusulkan dukungan penambahan anggaran belanja sampai akhir 2026 sebanyak Rp937 miliar memastikan program penguatan ekonomi kreatif nasional berdampak pada kebutuhan percepatan target nasional.

“Usulan ini diarahkan untuk memastikan program prioritas dapat berjalan lebih optimal terutama dalam menjawab kebutuhan percepatan target nasional, penguatan kapasitas pelaku, perluasan akses pembiayaan dan pasar serta penciptaan dampak ekonomi yang lebih nyata,” kata Riefky dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa.

Riefky mengatakan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahun anggaran 2026 dilakukan untuk mempercepat pencapaian target khususnya investasi, ekspor dan penyerapan tenaga kerja ekraf. Dukungan juga diharapkan tidak hanya bersifat anggaran, tapi, juga aspek regulasi, koordinasi, dan pengawasan agar agenda penguatan ekraf dapat berjalan terarah terukur dan berdampak langsung bagi pelaku ekraf di seluruh Indonesia.

 

Usulan anggaran Rp973 miliar akan dialokasikan untuk penguatan program-program yang sudah ada, yaitu Desa Kreatif, Creative Hub, Creative by Indonesia bantuan pemerintah untuk stimulan kapasitas usaha dan akselerasi diplomasi ekonomi kreatif.

Anggaran tersebut akan dialokasikan kepada empat kedeputian utama kementerian tersebut, yaitu Kedeputian Bidang Pengembangan Strategis, Kedeputian Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kedeputian Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, dan Kedeputian Bidang Kreativitas Media.

"Ini tujuannya mengaktivasi dari yang sudah ada sehingga komunitas dan pegiat ekraf yang sudah ada itu dihidupkan. Jadi, ini penguatan untuk pengembangan talenta kewirausahaan kreatif berbasis digital dan budaya,” kata Riefky.

Hingga Juni 2026, Kemenekraf melalui keempat kedeputian telah menyerap anggaran untuk program ekonomi kreatif sebanyak Rp18,6 miliar dan menyisakan anggaran untuk program pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan kapasitas komunitas sebanyak Rp13,9 miliar.

Kemenekraf mendapatkan pagu awal anggaran belanja tahun 2026 sebanyak Rp528 miliar, dan realisasi pagu setelah relokasi sebanyak Rp400,8 miliar. Sementara total pagu anggaran yang dikeluarkan untuk keempat kedeputian berjumlah Rp39,8 miliar.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menekraf usul tambahan anggaran Rp937 miliar untuk program ekraf

Pewarta: Fitra Ashari
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026