Jakarta (ANTARA) - Xiaomi Indonesia mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar serta keterbatasan pasokan komponen memori di pasar global berpotensi mempengaruhi harga gawai.

Direktur Pemasaran Xiaomi Indonesia Andi Renreng di Jakarta, Selasa, mengatakan perusahaan terus memantau perkembangan kondisi industri sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian harga produk di pasar Indonesia.

"Jadi kalau misalnya dilihat, bukan hanya kenaikan dari mata uang, tapi situasi kita di industri dengan keterbatasan RAM itu juga beberapa (penyebab) meningkatkan harga," ujar Andi.

 

Harga gawai tidak hanya dipengaruhi oleh fluktuasi kurs mata uang rupiah, tetapi, juga pasokan memori yang masih mengalami kelangkaan akibat peningkatan kebutuhan industri kecerdasan buatan (AI) terhadap komponen tersebut.

Xiaomi juga belum dapat memastikan apakah akan melakukan penyesuaian harga produk gawainya di Indonesia dalam waktu dekat.

"Kita belum bisa memberikan kepastian kapan waktu ( penyesuaian harga), tap,i intinya kami di Xiaomi selalu melihat bagaimana kita bisa memberikan value-nya (nilainya) supaya lebih relevan di sini," kata Andi.

Dia menambahkan bahwa berbagai faktor di industri saat ini berpotensi memberikan dampak pada harga gawai ke depannya. Bahkan konsumen disarankan tidak menunda pembelian gawai guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga di masa depan akibat penguatan nilai tukar dolar.

Sejumlah produsen atau distributor gawai di Indonesia mengantisipasi perubahan harga jual gawai akibat nilai tukar rupiah terhadap dolar yang melemah. 

Diwawancara terpisah, CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi menyatakan tidak menutup kemungkinan penyesuaian harga gawai Apple di Indonesia. 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Xiaomi sebut pelemahan rupiah dan pasokan memori pengaruhi harga gawai

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026