Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan bahwa setelah melalui penetapan standar, pihaknya memastikan keamanan produk terapi pengganti nikotin (NRT) sebagai bentuk dukungan bagi individu yang mempunyai niat berhenti merokok.

Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM William Adi Teja mengatakan upaya menurunkan prevalensi perokok membutuhkan berbagai pendekatan yang saling melengkapi, mulai dari edukasi, kawasan bebas dari asap rokok, dan juga terapi.

"Kehadiran produk terapi yang berstandar medis dan memiliki izin edar resmi dari BPOM memberikan kepastian keamanan bagi masyarakat yang ingin melepaskan diri dari ketergantungan," kata dia di Jakarta, Kamis.

Pihaknya mendukung pengembangan inovasi berbasis bukti ilmiah yang dapat membantu masyarakat yang memiliki keinginan kuat untuk berhenti merokok.

Menurutnya, pengendalian tembakau membutuhkan kolaborasi lintas sektor mengingat tantangan yang dihadapi tidak hanya terkait aspek kesehatan, tetapi juga sosial dan ekonomi.

"Perluasan akses terhadap produk terapi pengganti nikotin yang aman dan berbasis bukti dapat menjadi salah satu pilihan solutif," katanya.

BPOM bersama Kementerian Kesehatan, Kenvue, Guardian, dan Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) berkolaborasi dalam kampanye #SehatTanpaRokok sebagai upaya pencegahan merokok sejak dini melalui edukasi kesehatan yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.

Rangkaian program dalam kampanye tersebut juga mencakup pemberian pelatihan medis, edukasi komprehensif bagi tenaga kesehatan dan masyarakat luas, serta penayangan iklan layanan masyarakat bersama Kemenkes dan PDPI.

Sebelumnya, Marketing Director Kenvue Indonesia Fika Yolanda mengatakan pihaknya berkomitmen membantu Kemenkes dalam intervensi guna menekan prevalensi perokok di Indonesia.

"Tujuan utama kami adalah memastikan setiap individu yang memiliki niat untuk berhenti merokok mendapatkan pendampingan yang tepat serta akses terhadap solusi medis yang terbukti secara ilmiah," kata dia.

Pihaknya bekerja sama dengan Guardian memperluas akses publik ke Nicorette, NRT pertama dan satu-satunya yang berstatus farmakoterapi resmi di Indonesia, untuk membantu individu yang mau berproses berhenti merokok.

 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPOM pastikan keamanan produk NRT dukung niat berhenti merokok

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026