Gorontalo (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Tonny S Junus meminta panitia lokal Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII memaksimalkan kesiapan penginapan atau homestay, bagi peserta yang akan hadir pada kegiatan nasional tersebut.
Tonny di Gorontalo, Kamis mengatakan kesiapan homestay menjadi salah satu perhatian utama karena Kabupaten Gorontalo berperan sebagai tuan rumah pelaksanaan PENAS KTNA XVII, yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 25 Juni 2026.
Ia mengatakan kebutuhan dasar peserta yang menginap di homestay harus dipastikan tersedia dengan baik, agar tidak menimbulkan keluhan selama kegiatan berlangsung.
"Jangan sampai ada keluhan dari tamu yang datang, misalnya tidak ada air untuk mandi. Kebutuhan-kebutuhan dasar itu harus menjadi perhatian panitia lokal," katanya.
Tonny mengatakan seluruh persiapan saat ini terus dimatangkan, mengingat waktu pelaksanaan kegiatan tinggal sekitar 16 hari lagi.
Ia mengatakan rapat yang dilaksanakan bersama panitia bertujuan menyamakan persepsi dan menyusun petunjuk teknis berdasarkan petunjuk pelaksanaan terbaru yang diterbitkan oleh panitia tingkat provinsi.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Gorontalo memfokuskan perhatian pada aspek pelayanan lokal, termasuk penyediaan homestay bagi peserta dan tamu yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia berharap masyarakat dan pemilik homestay dapat memberikan pelayanan terbaik sehingga Kabupaten Gorontalo dapat menjadi tuan rumah yang baik bagi para duta tani yang akan datang ke Gorontalo.
Jumlah peserta yang telah terdaftar hingga saat ini mencapai sekitar 7.800, orang yang berasal dari kalangan petani anggota KTNA, di luar pendamping dan peserta lainnya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.