Gorontalo Utara (ANTARA) - Erich Talarima SKep MM, mungkin tidak banyak dikenal publik, namun pria bertubuh tinggi tegap dengan senyum khasnya ini sangat dikenal di kalangan tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Erich sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum dan Perlengkapan RSUD ZUS, dikenal sebagai sosok inspiratif yang luwes dan sangat akrab dengan para tenaga kesehatan khususnya perawat di rumah sakit tersebut.

Kerap ia bercengkrama untuk memotivasi kinerja pelayanan, termasuk tim manajemen di rumah sakit ini.

"Kalau kerja ya kita fokus kerja, di saat senggang, tidak apa-apa kita bercanda bahkan makan bersama di ruangan kerja atau di kantin saat istirahat. Kondisi ini diperlukan bukan hanya sekadar untuk saling memotivasi, namun lingkungan rumah sakit memang memerlukan suasana nyaman dan segar apalagi untuk para tenaga perawat yang bekerja 1x24 meski dalam sistem shift. Tentu membangun semangat kerja harus terus dilakukan," katanya.

Ia mengatakan tenaga kesehatan khususnya perawat tidak hanya harus memiliki kompetensi dan skill dalam mendukung kinerja pelayanan, namun harus bisa berkomunikasi dengan baik dengan seluruh kalangan khususnya pasien dan keluarga pasien.

"Saya meneladankan hal tersebut bagi para perawat di rumah sakit ini, agar citra positif dalam memberikan pelayanan benar-benar terwujud dan masyarakat akan merasa puas. Kalau puas dan senang, istilahnya baru melihat papan nama RSUD ZUS saja, sudah merasa sehat, apalagi disentuh penuh kasih dalam pelayanan," kata Erich.

Menurutnya pelayanan paripurna harus dibangun setiap hari, apalagi bagi para perawat di RSUD ZUS, tentu memberikan pelayanan terbaik adalah visi terdepan yang harus konsisten dilaksanakan.

Bagi para Nakes kata Erich, hal yang perlu dijaga adalah bagaimana memuliakan pasien saat dilayani. Dengan begitu, kemuliaan dalam pelayanan pun pasti dimiliki.

"Jika senyuman dapat menyembuhkan, maka sudah pasti sentuhan dalam pelayanan dapat memotivasi pasien maupun masyarakat untuk tetap sehat dan mempertahankan gaya hidup sehat. Perawat tidak hanya melayani, namun dalam dedikasinya harus menjadi cahaya bagi para pasien," kata Erich pula.

Ia berharap harapan-harapan masyarakat yang terus disampaikan dalam beragam bentuk pada pelayanan rumah sakit ini, akan terus menjadi cahaya bagi seluruh tenaga kesehatan khususnya perawat yang ada, dalam memotivasi kinerja pelayanan terbaik yang diwujudkan setiap hari.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026