Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Gorontalo berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengatasi kendala transportasi yang masih dihadapi ratusan peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut pada 20-25 Juni 2026.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Gorontalo, Rabu, mengatakan hingga saat ini masih terdapat sekitar 700 peserta dari berbagai daerah yang belum memperoleh tiket perjalanan menuju Gorontalo.

"Kami berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Perhubungan Laut, untuk memastikan seluruh peserta yang sudah terdaftar dapat terakomodasi," kata Gusnar.

Ia menjelaskan keterbatasan frekuensi penerbangan menuju Gorontalo menjadi salah satu tantangan dalam mobilisasi peserta yang diperkirakan mencapai 13 ribu orang dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menurut dia, pemerintah daerah telah melakukan komunikasi dengan sejumlah maskapai penerbangan guna menambah frekuensi penerbangan selama pelaksanaan PENAS XVII.

Gusnar mengatakan peserta dari sejumlah daerah akan menggunakan moda transportasi yang berbeda sesuai kondisi geografis wilayah asal. Sebagian peserta dari Kalimantan diperkirakan memanfaatkan jalur laut, sementara peserta dari berbagai daerah lainnya dapat menempuh perjalanan melalui Manado dan melanjutkan perjalanan darat menuju Gorontalo.

Adapun peserta yang berasal dari wilayah Sulawesi umumnya menggunakan transportasi darat.

Di tengah tantangan transportasi tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mempercepat berbagai persiapan penyelenggaraan PENAS XVII yang hingga kini telah mencapai sekitar 75 hingga 80 persen.

Persiapan yang sedang dimatangkan meliputi lokasi upacara pembukaan dan penutupan serta area gelar teknologi yang akan menampilkan berbagai inovasi terbaru di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.

"Semua kesiapan sementara digenjot dan kurang lebih sudah mencapai 75 sampai 80 persen," ujar Gusnar.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan akomodasi bagi ribuan peserta yang akan hadir. Sebanyak 1.500 kamar hotel telah diinventarisasi untuk mendukung kebutuhan penginapan, sementara peserta lainnya akan ditempatkan di homestay dan rumah warga di sekitar lokasi kegiatan.

Gusnar optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu dan peserta dari berbagai daerah sudah berada di Gorontalo paling lambat tiga hari sebelum upacara pembukaan.

PENAS XVII merupakan ajang pertemuan petani dan nelayan tingkat nasional yang menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan teknologi di sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta ketahanan pangan.



Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026